Teaser Trailer Perdana 'Peter Rabbit 2: The Runaway' Tampilkan Kembalinya Para Kelinci Nakal
YouTube/Sony Pictures Entertainme
Film

Sesuai dengan judulnya, teaser trailer perdana 'Peter Rabbit 2: The Runaway' ini menampilkan Peter yang melarikan diri dari rumah, hingga membuat semua orang kebingungan.

WowKeren - Meskipun sempat menuai kontroversi saat dirilis pada 2018 lalu, namun rupanya Sony Pictures masih melanjutkan seri petualangan Peter dan kawanan kelincinya dalam "Peter Rabbit 2: The Runaway".

Sony sendiri baru saja merilis teaser trailer perdana proyek ini pada Jumat (18/10). Seperti judulnya, di film kedua ini Peter melarikan diri dari rumah, hanya untuk menemukan bahwa reputasi buruknya tampaknya mengikutinya ke mana-mana.

Dalam "Peter Rabbit 2: The Runaway", Peter tampaknya tidak bisa mengubah reputasinya sebagai kelinci nakal meskipun ia mencoba bersikap baik. Bertualang di luar taman, Peter mendapati dirinya berada di dunia di mana kenakalannya dihargai, tetapi ketika keluarganya mempertaruhkan segalanya untuk mencarinya, Peter harus mencari tahu jati dirinya sendiri.


Komedian James Corden kembali didapuk sebagai pengisi suara Peter. Sedangkan sejumlah pemeran lain yang juga kembali bergabung dalam "Peter Rabbit 2: The Runaway" adalah Margot Robbie dan Elizabeth Debicki yang lagi-lagi menjadi pengisi suara Flopsy Rabbit dan Mopsy Rabbit.

Selain itu, Domnhnall Gleeson dan Rose Byrne juga mengulang peran mereka sebagai Thomas dan Bea. Sedangkan David Oyelowo adalah pendatang baru di dalam jajaran pemeran film animasi ini.

Di sisi lain, sekuel ini yang didasarkan pada karakter dan cerita yang dibuat oleh Beatrix Potter. Seri kedua petualangan si kelinci nakal ini dijadwalkan akan diputar di bioskop pada 3 April 2020 di Amerika Utara dan 27 Maret 2020 di Inggris.

Sementara itu, "Peter Rabbit" dirilis pada Februari 2018 yang kemudian mendapat penilaian yang beragam dari para kritikus, termasuk menuai kontroversi lantaran dianggap tidak sensitif pada isu alergi makanan. Meski demikian, film ini mampu menghasilkan keuntungan USD 320 juta secara global.

(wk/luth)

You can share this post!