Dengar 'Tangis' Pendukung Anies Baswedan Yang Digusur di Sunter, PDIP Buka Suara
Nasional

Puluhan warga di Sunter, Jakarta Utara menyuarakan keluhan mereka lantaran pemukiman yang ditempati digusur. Padahal menurut mereka, Anies Baswedan telah berjanji tak akan menggusur.

WowKeren - Puluhan warga Sunter, Jakarta Utara, yang menjadi korban penggusuran mengingatkan salah satu janji kampanye Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Para warga korban gusuran tersebut juga mengaku merupakan pendukung Gubernur Anies yang sempat berjanji tidak akan melakukan penggusuran.

"Kami semua pendukung Anies, tapi kenapa digusur," tutur seorang warga yang bernama Subaidah dilansir Antara. "Katanya dulu tidak ada penggusuran saat kampanye."


Menanggapi hal tersebut, PDI Perjuangan DKI Jakarta pun buka suara. Menurut PDIP menilai penataan di Jakarta memang harus dilakukan dengan penggusuran, namun warga terdampak harus dipindahkan ke tempat yang layak huni.

"Pasti ingkar. Nggak ada cara lain," jawab Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, Senin (18/11). "Sekarang, Fraksi PDI Perjuangan (DPRD DKI Jakarta) mendorong yang tergusur mendapat tempat yang layak huni bagi mereka."

Menurut Gembong, memang benar Anies pernah berjanji tak akan melakukan penggusuran kala berkampanye dahulu. Padahal pembangunan Ibu Kota tak akan bisa dilakukan bila tak menggusur.

"Itu sebagaimana dikatakan Ahok. Ahok pernah katakan dalam debat kampanye dulu, untuk tata Jakarta tidak mungkin tanpa penggusuran," jelas Gembong. "Karena Pak Anies hanya ingin mendapatkan simpati masyarakat. Maka Pak Anies sampaikan program itu (tanpa menggusur)."

Oleh karena itu, Gembong pun menilai Anies tidak konsisten dengan apa yang dijanjikan saat kampanye. "Faktanya, hari ini Pak Anies melakukan penggusuran," ujar Gembong, dilansir Detik News.

Sebelumnya pihak Pemerintah Kota Jakarta Utara telah mengonfirmasi terkait hal tersebut. Menurut Wali Kota Jakut, Sigit Wijatmoko, para warga yang digusur itu bukanlah peserta Pemilu.

"Cek aja, di daftar pemilih sementara maupun daftar pemilih tetap, mereka ada enggak?" kata Sigit di Balai Kota DKI dilansir Detik News pada Senin (18/11). "Orang ikut Pemilu saja enggak kok."

Tak hanya itu, Sigit pun memastikan bahwa rencana penggusuran telah dikomunikasikan dengan warga. Ia juga mengaku bahwa warga bahkan ikut membantu membersihkan pemukiman.

You can share this post!

Related Posts
Loading...