Viral Anak Dandani Ibu Untuk Ngemis, Dinas Sosial Turun Tangan
Nasional

Sebuah video yang menunjukkan seorang anak yang mendandani ibunya untuk menjadi pengemis tengah viral di media sosial. Merespon hal itu, dinas sosial kota Makassar pun turun tangan untuk menyelidiki.

WowKeren - Dunia maya kembali dihebohkan dengan sebuah video viral yang memperlihatkan modus pengemis. Dalam video yang direkam oleh seseorang itu menampilkan seorang pengemis di depan masjid mengenakan helm diturunkan dari sepeda motor oleh si pengendara motor.

Pengendara motor tersebut diduga adalah anak dari pengemis tersebut. Sang anak mendandani ibunya sendiri untuk mengemis di di depan Masjid H.M. Asyik di Jalan AP Pettarani, Makassar.


Sontak saja video yang sudah tersebar di media sosial itu lantas menjadi viral. Postingan itu sendiri mendapat banyak kritikan dan kemarahan dari warganet.

"ya allah beneran nyata ada dikehidupan nyata. kirian cm di sinetron doang," kata @wid****icha. "Parah bngt klau ketemu tuh ank. Nya gue berantemin ibu kandung nya sendiri di suruh ngemis durhaka bner," ujar @gksi****adha. "Positif, Belum tentu pengemudi motor itu anak dari ibu itu,..? Sempet pengemudi motor itu nemuin dijalan, #jumatbarokah," sahut @jr***nk.

"Nunggu klarifikasi dulu lahh takutnya suudzan tapi kasian bgt si itu panas bgt pasti," imbuh @hana****aotw. "Kirain cm d sinetron aja dan kalo nonton mikir gk mungkin ada sebrengsek ittuh , tw nya ada ... Smoga nenek d beri kesehatan di mudahkn rizky di angkat pnyakitnya ... Yg perlakukan nenek ntah itu anak , swdara , cucu intinya smga dpt hidayah dr allah ... Amin ," sahut @sh***hia.

Viralnya video "pengemis bohongan" itu membuat Dinas Sosial Makassar mau tak mau turun tangan untuk memerksa ke lapangan. Mereka akan mencari tau orang yang ada di dalam video berdurasi sekitar 15 detik itu.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Makassar, Mukhtar Tahir mengatakan laporan mengenai video pengimis itu diterimanya dari media sosial dan warga pada Jumat (15/11). "Inilah kita akan usut sesuai yang dinaikkan di medsos," katanya. "Yang dilaporkan adalah yang mengantar dan memanfaatkan nenek tersebut atau istilah nenek itu dieksploitasi."

You can share this post!

Related Posts
Loading...