Ahok Hingga Jenderal Polisi Diminta Awasi Pertamina, Ternyata Ini Alasannya
Nasional

Kementerian BUMN menempatkan 3 komisaris baru untuk mengawasi PT Pertamina (Persero). Selain Ahok menjadi Komisaris Utama, Wamen BUMN Budi Gunadi Sadikin dan Komjen Pol Condro Kirono ditunjuk menjadi Komisaris.

WowKeren - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi "merombak" susunan petinggi di PT Pertamina (Persero). Mulai hari ini (25/11), tiga orang baru ditempatkan di jajaran komisaris, sedangkan satu Direktur Pertamina resmi digantikan.

Jajaran komisaris pengganti ini pun cukup menarik perhatian publik. Sebab sosok mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok resmi ditempatkan sebagai "pucuk" di jajaran komisaris, menggantikan Tanri Abeng.

Selain Ahok, Kementerian rupanya meletakkan Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin dan Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri Komjen Pol Condro Kirono sebagai komisaris. Masuknya sosok-sosok tersebut, termasuk seorang jenderal polisi berbintang tiga, di jajaran Komisaris Pertamina tentu membuat publik bertanya-tanya mengenai alasan di baliknya.

Menanggapi hal tersebut, pihak Kementerian BUMN pun buka suara. Baik Ahok dan Condro Kirono ternyata diserahi amanah untuk membereskan masalah internal Pertamina, terutama di bidang penegakan hukum.


"Intinya adalah kalaupun ada Komsaris baru yang lain itu lebih kepada kita tahu Pertamina perlu ada penegakan-penegakan hukum," jelas Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga. "Dan itu diperkuat (dengan masuknya) Pak Ahok dan Pak Condro juga bagian dari itu, Pak Condro itu kemampuan beliau arahnya ke sana."

Lebih lanjut, nantinya para komisaris ini tentu akan melaksanakan tugas mereka sebagai pengawas. "Seperti kata Pak Erick Thohir, Pak Ahok akan menjadi 'Ketua Kelasnya' Komisaris, melakukan pengawasan," terang Arya, dilansir CNBC Indonesia.

Sedangkan dari sisi terpilihnya Condro, menurut Arya, tak lepas dari keinginan kementerian agar Pertamina menjadi lebih bersih. Sosok petinggi kepolisian di jajaran komisaris diharapkan bisa membereskan fraud di Pertamina, kalau memang terbukti ada.

"Kita tahu teman-teman di Kepolisian ada kemampuan pengawasan sangat baik, dan tahu bagaimana membuat planning (supaya) Pertamina ke depan lebih bersih," pungkas Arya. "Semua yang fraud di Pertamina kita harapkan komisaris bisa melakukan pengawasan dan berikan solusi, dan perbaiki sistem."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait