Tito Soroti Konsep Khilafah FPI, Menag: Mereka Beda Dengan HTI
Nasional
Polemik Perpanjangan Izin FPI

Menteri Agama Fachrul Razi menyarankan jika Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memiliki keraguan terkait konsep yang dimiliki FPI maka bisa membuat kesepakatan dengan ormas tersebut.

WowKeren - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian masih menyoroti AD/ART Front Pembela Islam. Terkait hal ini, Menteri Agama menyarankan agar Tito membuat kesepakatan dengan FPI. Menurut Fachrul, jika Tito masih memiliki poin-poin yang diragukan dari FPI maka sebaiknya dibicarakan.

"Kalau ada hal yang masih diragukan, kita coba deal dengan dia (FPI). Misalnya kan, saya sependapat tadi kan ada, apa, Mendagri mengatakan ada poin-poin yang masih diragukan," kata Fachrul di Senayan, Jakarta, Kamis (28/11). "Ya kita deal aja dengan dia, 'bisa nggak Anda (FPI) mengubah ini jadi begini'. Jadi enteng-enteng ajalah kita menata hidup."

Sebelumnya, Tito menyoroti penggunaan istilah khilafah oleh FPI. Menurutnya, jika khilafah yang dimaksud ialah membangun sistem negara maka itu bertentangan dengan prinsip NKRI. Terkait hal ini, Fachrul menegaskan bahwa konsep khilafah yang diusung oleh FPI berbeda dengan HTI (Hizbut Tahrir Indonesia).


"Ya paham saya, masih menyebut itu (khilafah)," lanjut Fachrul. "Meskipun kami tanya, penjelasannya itu yang dimaksud beda dengan HTI. Setelah kita baca berbeda dengan HTI."

Sementara itu, Fachrul sendiri sudah memberikan rekomendasi terkait SKT FPI kepada Tito. Purnawirawan Jenderal TNI itu menyerahkan keputusan mengenai SKT FPI kepada Tito. "(SKT) itu kan yang berikan Mendagri, Menag hanya memberikan rekomendasi dari aspek kami," jelasnya.

Sebelumnya, Tito menyebut masih terdapat poin-poin yang harus dikaji ulang dalam AD/ART FPI. "Di AD/ART itu di sana disampaikan tadi juga sudah dibacakan Pak Junimart bahwa visi dan misi organisasi FPI adalah penerapan Islam secara kafah di bawah naungan khilafah Islamiyah melalui pelaksanaan dakwah, penegakan hisbah dan pengawalan jihad. Ini yang sedang didalami lagi oleh Kementerian Agama," kata Tito.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts