Mobdin Rubicon Jadi Pro-Kontra, Bupati Karanganyar Justru Pamer Prestasi
Nasional

Pembelian mobil dinas Jeep Wrangler Rubicon untuk Bupati Karanganyar, Juliyatmono menuai pro dan kontra. Menanggapi hal tersebut, Juliyatmono dengan santai justru memamerkan hasil kinerjanya selama ini.

WowKeren - Mobil dinas (mobdin) Jeep Wrangler Rubicon untuk Bupati Karanganyar, Juliyatmono menuai pro dan kontra. Pasalnya, mobil Jeep yang akan datang pada akhir bulan Desember 2019 tersebut memiliki harga nyaris Rp 2 miliar.

Menanggapi hal itu, sang Bupati mengingatkan agar masyarakat tak hanya melihat dari satu sisi saja namun juga dari sisi lain seperti kinerja. Menurutnya pembelian mobdin tersebut merupakan bentuk ucapan terima kasih dari jajaran ASN atas kinerjanya yang baik.

Juliyatmono pun mengaku tak pernah meminta fasilitas untuk kepentingan pribadi. "Toh sudah banyak penghargaan, termasuk Parasamya Purnakarya," kata pria yang kerap disapa Yuli itu saat ditemui di rumah dinasnya, Jumat (6/12). "Lalu apa yang mau dikasihkan ke saya. Karena saya nggak pernah minta. Terus menganggarkan kendaraan dinas itu."

Terkait tudingan pemborosan yang diutarakan oleh masyarakat soal harga mobdin Rubicon yang mahal. Ia justru menilai jika kinerjanya jauh lebih baik dibandingkan nilai sebuah kendaraan tersebut.


"Apakah saya tidak sensitif? Kurang empati? Mahal? Boros? Itu dari sudut pandang lain," ujarnya. "Dari sudut pandang regulasi tidak dilanggar. Dari segi harga, efisiensi saya 6 tahun lebih barangkali jauh lebih tinggi dari nilai sebuah kendaraan."

Ia juga menambahkan dengan menggunakan mobil dinas yang baru maka dapat memperlihatkan hasil kinerja yang lebih baik daripada sebelumnya. Ia bahkan menargetkan soal peningkatan ekonomi hingga pengurangan kemiskinan.

"Justru saya akan menunjukkan kinerja lebih hebat lagi," paparnya. "Karena 2020 akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi optimal dan mengurangi kemiskinan. Mengurangi angka kemiskinan 2020 itu saya siapkan sekitar Rp 25 miliar, tapi dianggap tidak peduli kemiskinan."

Soal pro dan kontra mobil dinas "harga selangit" ini rupanya disorot oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Namun, bukannya memberikan kritik ia justru memberikan tanggapan yang santai.

Ganjar tidak mempersoalkan mobdin mewah tersebut, selama anggarannya memang tersedia. "Ya enggak apa-apa, kalau keuangannya mampu," tutur Ganjar dilansir Okezone pada Jumat (6/12).

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts