Bulog Bakal Lelang 20 Ribu Ton Beras Rusak Dengan Harga Murah, Berapa Peminatnya?
Nasional

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan jika Bulog bakal melelang beras yang sudah turun mutunya itu. Saat ini pelelangan tersebut sudah masuk dalam tahap penawaran dan akan ditutup pekan depan.

WowKeren - Perum Bulog saat ini tengah mengalami kelimpungan lantaran sebanyak 20 ribu ton beras miliknya mengalami penurunan mutu. Penurunan mutu ini terjadi lantaran beras-beras itu telah disimpan selama lebih dari empat bulan, sehingga beras tersebut sudah berusia lebih dari setahun. Beras yang turun kualitasnya itu adalah Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) mengatakan jika Bulog bakal melelang beras yang sudah turun mutunya itu. Saat ini pelelangan sudah masuk dalam tahap penawaran. Oleh karena itu, harga beras yang semula Rp 8.100 per kg akan mengalami penurunan harga karena kualitasnya yang rusak.

Sementara itu, Buwas mengatakan jika kerugian yang timbul dari penurunan harga akibat rusaknya beras akan ditanggung oleh pemerintah. ”Itu dinilai ulang, itu kan baru kita buka penawaran lelang, nanti kan ada uji fisik. Kan ini sudah ada 6 bulan yang lalu, ada uji lab lagi,” ujar Buwas ketika ditemui di Kemenko Perekonomian, Jakarta pada Rabu (18/12).


Buwas menjelaskan bahwa beras yang rusak itu saat ini juga masih dalam tahap penelitian soal peruntukkannya. Menurutnya, ada beberapa opsi, misalnya dijadikan bahan baku tepung, pakan ternak, hingga etanol. “Kan ada pembagian-pembagian. Pembagian lelang itu untuk tepung berapa banyak, yang mau dilelang untuk pakan ternak berapa banyak, untuk etanol berapa banyak?” katanya.

Saat ini, setidaknya ada dua peserta lelang yang berminat untuk membeli 20 ribu ton beras rusak tersebut. Akan tetapi, Bulog masih akan menunggu batas penutupan lelang pada pekan depan. “Minggu depan baru tutup lelang. Karena kita ingin sebanyak mungkin yang ikut lelang. Karena itu beras negara kan, jangan sampai itu merugikan,” ujarnya.

Sebelumnya, Bulog sendiri berencana untuk memusnahkan beras yang sudah menurun kualitasnya itu. Namun, perusahaan plat merah itu masih belum bisa mengeksekusi rencana tersebut. Hal ini terjadi karena Bulog masih terganjal masalah jaminan penggantian anggaran.

Dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP), disebutkan bahwa beras yang sudah disimpan 4 bulan berpotensi mengalami penurunan mutu. Sementara itu, diketahui bahwa dari total cadangan beras pemerintah yang berjumlah 2,3 juta ton, 20 ribu ton di antaranya telah mengalami penurunan kualitas.

(wk/aros)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait