Salah satu warga terdampak banjir di kompleks Perumahan Citra Villa Wanasari Cibitung, Kabupaten Bekasi mengatakan bahwa saat ini warga membutuhkan air bersih dan makanan.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 02 Januari 2020 - 16:13 WIB
WowKeren - Luapan Sungai Citarum akibat curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir di tujuh RT kompleks Perumahan Citra Villa Wanasari Cibitung, Kabupaten Bekasi sejak Rabu (1/1) pagi. Sejumlah warga yang terdampak banjir di perumahan tersebut memilih untuk memancing sambil mengisi waktu.
Salah seorang warga mengatakan bahwa banjir sudah terjadi sejak Rabu dini hari. Ia pun bersama dengan rekan-rekannya memutuskan untuk memancing. "Saya sama teman-teman memilih mancing sekalian isi waktu," ujar Firli dilansir Kompas, Kamis (2/1).
Menurut Firli, warga memilih untuk memancing guna memanfaatkan waktu. Selain itu hingga saat ini, belum ada bantuan makanan yang dikirimkan ke warga terdampak di perumahan tersebut. Oleh sebab itu, memancing bisa dijadikan alternatif untuk mengisi perut. "Buat makan, sekarang kalau mau beli makanan, sudah habis, cepat habisnya," kata Firli.
Selain makanan, warga terdampak saat ini juga membutuhkan air bersih. Sayangnya, bantuan yang dinanti rupanya tak kunjung turun dari Pemerintah Daerah Bekasi. Ia pun kembali menyinggung sejumlah pejabat yang rajin berkunjung saat melakukan kampanye namun tak menampakkan batang hidungnya ketiga warga membutuhkannya.
"Saya juga kecewa dengan anggota dewan yang dulu rajin kunjungan pas kampanye," tutur Firli. "Sekarang belum kelihatan batang hidungnya."
Sementara itu warga lainnya, Wahyu Galih Rahadian, mengatakan bahwa dirinya memancing di sekitar rumah. Kebetulan banyak ikan lalu lalang di sekitar sana. Ia pun mengaku banyak mendapat ratusan jenis ikan mas dan lele. "Lumayan buat setokan dua hari, enggak ada makanan lagi," kata dia masih dilansir Kompas.
Banjir yang melanda wilayah Jabodetabek kali ini memang cukup menjadi sorotan. Bahkan puluhan ribu warga harus mengungsi. Tak hanya itu, PLN pun bahkan terpaksa harus melakukan pemadaman di ribuan gardu listrik miliknya karena alasan keselamatan.
"PLN mohon maaf untuk pemadaman sementara yang dilakukan," kata Executive Vice President Corporate Communication dan CSR PLN, I Made Suprateka dalam penjelasannya, Kamis (2/1). "Kami amankan listriknya sampai benar-benar siap untuk dinyalakan agar masyarakat terhindar dari sengatan listrik,karena keselamatan warga adalah yang utama."
(wk/zodi)