Dewi Tanjung Siap Demo Tuntut Anies Baswedan Mundur Dari Kursi Gubernur DKI
Nasional

Massa aksi demo bertajuk 'Para Bunda Tangguh Pembela Rakyat' itu diperkirakan Dewi mencapai seribu orang. Ia mengaku bahwa surat izin keramaian juga telah disampaikan ke Polda Metro Jaya.

WowKeren - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Dewi Tanjung, mengaku siap menggelar demonstrasi di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa (14/1) besok. Demo itu disebutnya akan diikuti oleh massa yang terdiri dari kalangan ibu-ibu se-DKI Jakarta. Mereka menuntut agar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mundur dari jabatannya.

"Iya itu demo para bunda se-DKI yang jadi korban banjir, yang mereka menuntut tanggung jawab Gubernur dan minta pertanggungjawaban Gubernur," terang Dewi dilansir detikcom pada Senin (13/1). "Kan selama ini Anies Baswedan terkenal cuci tangan dan melimpahkan kesalahannya kepada orang lain."

Demo tersebut akan bertajuk "Para Bunda Tangguh Pembela Rakyat". Dewi sendiri merupakan salah satu pihak yang akan menyampaikan orasinya di aksi demo tersebut. Selain Dewi, aktivis Permadi Arya alias Abu Janda juga akan menyampaikan orasinya.

"Ibu-ibu korban banjir ini kecewa dengan sikap Anies yang selalu hanya bisa ber-statement tapi enggak ada kerja apa-apa, harusnya kan sebelum banjir kemarin sudah ada antisipasi dari Pemprov contoh mau masuk musim hujan," jelas Dewi. "Nah ini harus udah ada dong, pompa-pompa disiapkan. Gorong-gorong dibersihkan, got dibersihkan sungai dinormalisasi."

Lebih lanjut, Dewi meminta agar Anies jangan sampai tak mau melanjutkan program normalisasi yang telah dikerjakan di era Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hanya karena dendam. Dewi juga meminta agar Anies tak banyak berkata-kata.


"Jangan hanya karena dia dendam dan tidak suka ke Ahok dia tidak mau meneruskan normalisasi di Ciliwung, ganti bahasa jadi naturalisasi sehingga kita ini enggak perlu lagi bahasa dendam enggak perlu lagi bahasa kompetitor, kita ini perlu kerja kerja pemimpin," tutur Dewi. "Jadi ini aspirasi masyarakat mengundang saya mengajak saya untuk turun bareng sama mereka."

Dewi menjelaskan bahwa tuntutan aksi demo besok adalah meminta Anies mundur. Selain banjir di awal tahun 2020 kemarin, Dewi juga menilai ada banyak hal yang menunjukkan kekeliuran Anies selama memimpin Ibu Kota.

"Tuntutan aksinya pertanggungjawaban kerja sang pemimpin seiman ini bapak gubernur yang terhormat Anies Baswedan action kami minta beliau mundur," ujar Dewi. "Selain banjir banyak hal yang menurut kami ini bukan seperti pemimpin yang kami harapkan, yang suka cuci tangan, lepas tangan dan menyalahkan anak buah, begitu ada kesalahan ini sang pemimpin enggak mau mengambil alih tanggung jawab malah lempar ke anak buah, menyalahkan seolah-olah dia enggak tahu padahal dia, lama-lama masyarakat ini sebel."

Sementara itu, massa aksi demo diperkirakan Dewi mencapai seribu orang. Ia mengaku bahwa surat izin keramaian juga telah disampaikan ke Polda Metro Jaya.

"Rencana seribu estimasi kami, seribu izin di Polda. Cuman di lapangan enggak ngerti berapa, nanti kalau saya bilang 11 juta yang datang 11 orang kan enggak lucu," pungkas Dewi. "Satu minggu yang lalu sudah, izin sudah ke Polda Metro semua sudah kemungkinan kami akan ke DPRD DKI untuk audiensi dengan Ketua DPRD."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts