'Star Wars: The Rise of Skywalker' Raih 1 Miliar Dolar Tapi Tetap Dinilai Mengecewakan, Kenapa?
Film

'The Rise of Skywalker' mencapai angka USD 1 miliar setelah tayang selama 28 hari di bioskop dan menjadi film kesembilan terlaris yang dirilis pada tahun 2019.

WowKeren - "Star Wars: The Rise of Skywalker" boleh saja dibilang tak memenuhi ekspektasi. Akan tetapi, tak bisa dipungkiri bahwa seri terakhir saga "Star Wars" ini tetap menyedot perhatian banyak penggemar.

Terbukti, film arahan J.J. Abrams ini berhasil mengumpulkan USD 1 miliar dan bergabung dengan 1 billion dollar club rilisan tahun 2019 lainnya. Berdasarkan data Box Office Mojo, "Star Wars: The Rise of Skywalker" tercatat meraup USD 1,001 miliar secara global, dengan rincian USD 481 juta dari penayangan domestik dan USD 519 juta dari pemutaran internasional.


Dengan ini, "Star Wars: The Rise of Skywalker" berhasil bertengger di peringkat kesembilan dalam daftar film terlaris tahun 2019. Film terakhir saga "Star Wars" ini menyusul deretan proyek Disney lainnya seperti "Avengers: Endgame", "The Lion King", "Frozen II", "Captain Marvel", "Toy Story 4", hingga "Aladdin".

Photo-INFO

Box Office Mojo

Namun sayangnya, meski mendapatkan hasil yang mengesankan ini, pencapaian ini masih kalah jauh dari pendahulunya. "Star Wars: The Rise of Skywalker" harus tayang selama 28 hari di bioskop untuk mencapai angka tersebut. Jika dibandingkan langsung, "Star Wars: The Force Awakens" menghasilkan USD 1 miliar dalam 12 hari sementara "Star Wars: The Last Jedi" mencapai angka tersebut dalam waktu 15 hari.

Bukan cuma itu saja, hasil di box office untuk franchise "Star Wars" juga terus menurun sejak "The Force Awakens" yang menghasilkan USD 2.07 miliar di seluruh dunia. "Rogue One: A Star Wars Story" masih cukup baik dengan pendapatan USD 1.06 miliar dan diikuti oleh "The Last Jedi" dengan USD 1.33 miliar secara global. Sementara itu, "Solo: A Star Wars Story" hanya menghasilkan USD 292 juta dan menjadi film gagal pertama secara finansial.

Hal ini tentunya merupakan imbas dari ulasan yang buruk dari sejumlah kritikus. Apalagi seri kesembilan franchise "Star Wars" ini sempat terganjal kontroversi akibat menyelipkan adegan LGBT melalui dua karakter wanita pejuang Resistance yang berbagi ciuman.

Adegan ini tentunya masih dianggap kurang wajar di sejumlah negara, mengingat topik soal LGBT sendiri masih amat tabu. Namun yang jelas, sebenarnya sutradara J.J. Abrams sendiri sudah sempat memberikan indikasi kalau "Star Wars: The Rise of Skywalker" akan memberikan sesuatu yang berbeda, yakni sebagai representasi LGBT.

You can share this post!

Related Posts