Kawasan Monas 'Digunduli', DPRD DKI Jakarta Akui Kecolongan
Nasional
Pro Kontra Revitalisasi Monas

Kawasan Monas tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya Pemprov DKI memutuskan untuk 'menggunduli' area tersebut dengan dalih revitalisasi, yang belakangan terungkap tanpa sepengetahuan DPRD.

WowKeren - Ibu Kota tengah menjadi sorotan publik, lantaran kawasan Monumen Nasional dilaporkan tengah dalam masa revitalisasi. Tak main-main, sebanyak 205 pohon di sisi selatan Monas dikabarkan telah dicabut dan akan dipindahkan ke tempat lain di kawasan tersebut.

Informasi ini disampaikan oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Monas, Isa Sanuri. "Itu sebenarnya bukan ditebang begitu saja. Jadi pohon-pohon itu akan dipindahkan. Kalau tidak bisa dipindahkan akan kami buat baru (pohon-pohon)," ungkap Isa, Senin (20/1).


Kejadian ini tak hanya membuat gempar publik, namun juga menjadi bahasan panas di kalangan anggota DPRD DKI Jakarta. Pasalnya DPRD mengaku tak tahu-menahu soal revitalisasi kawasan Monas. Dengan kata lain, DPRD membenarkan bahwa pihaknya kecolongan.

"Ini kecolongan lah, di depan Balai Kota kita melihat seperti ini. Kita tahu setelah (melihat) dari koran ada pemotongan pohon," jelas Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga, saat meninjau revitalisasi di area Monas, Jakarta Pusat, Senin (20/1).

Pandapotan sendiri mengaku mencurigai revitalisasi ini. Apalagi proses pembangunan Plaza Selatan Monas tak terlihat dari jalan besar.

Selain itu, Pandapotan juga menyoroti pemotongan ratusan pohon yang akan dipindahkan dalam rangka revitalisasi. Pandapotan berharap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin mengetahui nasib pohon-pohon itu.

Di sisi lain, Kepala Bagian Tata Usaha UPK Monas Endrati Fariani menyatakan sebanyak 191 pohon dipindahkan. Sebagian pohon rencananya dipindahkan ke area IRTI. "Untuk pohon berdiameter 100 sentimeter, diganti dengan 10 pohon," terangnya.

Pemprov DKI Jakarta merevitalisasi kawasan Monas. Revitalisasi dimulai dari meniadakan lahan parkir, kemudian ke bagian interior dalam tugu Monas.

"Bagian dalam Monas kita rapikan jadi interior dan eksterior. Begitu juga tahun ini selatan dan timur bakal dijadikan ruang terbuka hijau," tutur Isa, Sabtu (18/1).

Sementara itu, kritik terhadap kondisi Ibu Kota juga disampaikan oleh sejumlah pihak lain. Termasuk di antaranya komentar dari selebritis.

You can share this post!

Related Posts