Kinerja Ma'ruf Amin Dinilai Tak Memuaskan, Begini Kata Jubir Wapres
http://www.wapresri.go.id/
Nasional

Hasil survei Indo Barometer menyebut kurang dari 50 persen masyarakat Indonesia merasa puas atas kinerja Wapres Ma'ruf Amin. Hasil survei ini pun mendapat tanggapan dari sang jubir.

WowKeren - Lembaga survei Indo Barometer menggelar jajak pendapat untuk sejumlah responden yang dipilih secara acak sesuai parameter tertentu. Sejumlah pertanyaan disampaikan kepada responden tersebut, termasuk diantaranya soal survei kepuasan rakyat untuk pemerintah.

Dari hasil survei yang diungkap ke publik pada Minggu (16/2) kemarin itu, terungkap bahwa Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjadi salah satu pejabat yang mendapat presentase kepuasan terendah. Tak main-main, angka kepuasan publik kepada Ma'ruf bahkan tidak mencapai 50 persen.


Hasil survei itu pun mendapat tanggapan dari Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi. Masduki menyatakan pihaknya, termasuk Ma'ruf, tak mempermasalahkan hasil survei demikian.

Namun demikian Masduki menyayangkan publik yang seolah enggan membuka mata atas peran Ma'ruf di pemerintahan. Menurutnya, Ma'ruf selama ini kerap mengambil langkah penting dan strategis sebagai pendamping Presiden Joko Widodo. Hanya saja langkah-langkah itu hampir tak pernah terpublikasi media dengan baik.

"Kalau Indo Barometer melakukan survei seperti itu ya wajar aja nggak apa-apa. Sebenarnya dalam 3 bulan ini (Ma'ruf) sudah melakukan langkah-langkah yang sangat sangat penting," ujar Masduki di Rumah Dinas Wapres, Jakarta, Senin (17/2).

Langkah penting yang dilakukan Ma'ruf, salah satunya penyusunan rencana strategis atau roadmap. Masduki menyebut rencana strategis itu untuk menjalankan fungsi koordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga negara selama tiga bulan belakangan ini.

Masduki lantas mencontohkan roadmap yang kini tengah dibuat oleh Ma'ruf. Salah satunya adalah soal Ma'ruf yang sedang menyusun rencana kerja terkait penanganan radikalisme dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Sekarang sedang dibikin roadmap, langkah-langkah yang di bawah koordinasi Wakil Presiden," kata Masduki, dikutip dari CNN Indonesia. "Bagaimana pendekatan mengenai radikalisme itu dilakukan pendekatan dari hulu sampai ke hilir."

Oleh karena itu, pihaknya tak menyalahkan bila publik kurang tahu soal kinerja Ma'ruf yang sejauh ini masih fokus berkoordinasi. Namun demikian, ia menyebutkan setidaknya ada 7 agenda prioritas kerja sang Wapres untuk lima tahun ke depan.

Beberapa diantaranya Ma'ruf akan menangani persoalan-persoalan radikalisme, UMKM, ekonomi syariah, hingga halal industri di Indonesia. Namun Masduki tak merinci detail soal 7 agenda tersebut.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts