Ratusan Siswa SMP Terseret Arus Saat Susur Sungai di Sleman, 6 Orang Tewas
Nasional
Tragedi Susur Sungai Sleman

Bupati Sleman Sri Purnomo menyatakan bahwa sejauh ini 6 siswa dinyatakan meninggal dunia akibat hanyut terseret arus sungai sedangkan 5 lainnya masih dalam proses pencarian.

WowKeren - Ratusan siswa SMPN 1 Turi Kabupaten Sleman terseret arus banjir di Sungai Sempor, Padukuhan Dukuh, Desa Donokerto, kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Susur sungai tersebut merupakan agenda kegiatan Pramuka yang digelar pada Jumat (21/2) sore.

"Kegiatan yang dilakukan yakni susur Sungai Sempor," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman Makwan seperti dilansir Antara, Jumat (21/2). "Pada saat turun ke sungai di lokasi belum hujan, tetapi di hulu sudah hujan."


Sementara itu, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat ada 85 orang siswa yang belum mengabsen usai insiden tersebut. Yang belum mengabsen tercatat dari kelas 7 berjumlah 78 anak dan kelas 8 yang belum absen 7 anak. Sedangkan jumlah total siswa ayang mengikuti kegiatan susur sungai adalah dari kelas 7: 129 anak dan kelas 8: 127 anak.

"Peserta yang ikut kegiatan kelas 7 sebanyak 129. Dari 129 sudah absensi sebanyak 51 siswa yang belum 78," terang Kepala Bidang Humas Polda DIY Komisaris Besar Yulianto dalam keterangan tertulis. "Kelas 8 sebanyak 127 siswa yang sudah absensi sebanyak 120 siswa, yang belum sebanyak 7 siswa."

Hingga berita ini ditulis, jumlah siswa yang dilaporkan meninggal dunia akibat terseret arus sungai ada 6 orang. Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh Bupati Sleman Sri Purnomo. Saat kegiatan susur sungai digelar, debit air sungai meningkat sehingga menghanyutkan ratusan siswa. "Mereka yang baru ditemukan meninggal 6 orang," kata Purnomo dilansir CNN Indonesia, Jumat (21/2).

Berdasarkan hasil pendataan, ada 239 siswa yang selamat sedangkan 5 lainnya masih dalam pencarian. Siswa yang selamat ada yang sempat dirawat di klinik dan ada yang sudah boleh pulang. "Kita masih mencari lima siswa," ujar Sri Purnomo.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts