Antisipasi Corona, Kemlu Peringatkan WNI Tak Berkunjung Ke 12 Kota Italia
Nasional
Wabah Virus Corona

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah mengeluarkan peringatan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) agar tidak mengunjungi 12 kota di Italia akibat virus corona.

WowKeren - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia kembali memberikan peringatan terkait adanya wabah virus corona (Covid-19) yang tengah mengguncang dunia. Sebelumnya Kemlu telah mengeluarkan larangan bepergian ke Tiongkok dan imbauan untuk tidak ke Singapura, Jepang, dan Korea Selatan.

Kini, Kemlu mengeluarkan imbauan baru bagi Warga Negara Indonesia (WNI) agar tidak berkunjung ke Italia sementara waktu. Pasalnya, jumlah penderita di Italia saat ini mulai meningkat sehingga menjadi perhatian dunia.


Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Italia, hingga 24 Februari 2020 ini telah terdapat 229 kasus virus corona. Tercatat, sebanyak 222 pasien sedang dalam perawatan, 6 orang meninggal dunia dan 1 orang dinyatakan sembuh dari virus corona.

Imbauan dari Kemlu ini dibagikan dalam akun Instagram Safe Travel. Dalam imbauan tersebut, Kemlu mengimbau agar WNI tidak mengunjungi 12 kota yang berada di Italia. Terutama bagian utara Italia yang meliputi Condogno, Eugeneo dan Torino.

Kemlu Umbau WNI

Instagram

"Mengingat wilayah utara Italia (Lombardi dan Veneto) telah mengumumkan terjadinya infeksi dan penyebaran virus Corona (COVID-19) yang meluas, kami mengimbau Anda agar menghindari kunjungan ke wilayah terjadinya wabah di Italia," bunyi pernyataan Kemlu lewat akun Instagram tersebut. "Yang meliputi 12 kota di bagian utara Italia terutama Condogno, Eugeneo, Torino serta meningkatkan kehati-hatian untuk wilayah lainnya di Italia."

Selain itu, Kemlu juga meminta setiap WNI untuk meningkatkan kewaspadaan mereka guna mengantisipasi virus corona. Hal ini dapat dilakukan dengan selalu menjaga kebersihan dan kesehatan, serta sebisa mungkin untuk menghindari kontak dengan siapapun yang menunjukkan gejala-gejala demam maupun batuk.

"Anda juga kami imbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga kebersihan dan kesehatan serta sedapat mungkin menghindari kontak dengan siapapun yang menderita demam dan batuk," sambung pernyataan tersebut. "Selalu mengikuti perkembangan situasi serta pengumuman pemerintah setempat."

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts