Ayah Meghan Markle Sebut Putrinya Memalukan dan Tak Layak Masuk Kerajaan Inggris Sejak Awal
Selebriti

Alih-alih mendukung keputusan putrinya, Thomas Markle justru memberikan kritik pada Meghan dan menyebutnya telah merendahkan keluarga Kerajaan dengan cara memutuskan untuk keluar.

WowKeren - Mundurnya Pangeran Harry dan Meghan Markle dari Kerajaan Inggris masih terus menjadi sorotan hingga kini. Berbagai pihak pun tak luput memberikan komentar mereka. Tak terkecuali ayah Meghan, Thomas Markle.

Namun alih-alih mendukung keputusan putrinya, Thomas Markle justru memberikan kritik pada Meghan dan menyebutnya telah merendahkan keluarga Kerajaan dengan cara memutuskan untuk keluar. Bahkan Thomas tak segan menyatakan kekecewaannya pada Meghan secara langsung.


Belum lama ini, Thomas secara blak-blakan menyatakan kecewa dengan keputusan putrinya lewat sebuah video dokumenter bertajuk "Thomas Markle: My Story". Thomas menilai bahwa putri dan menantunya itu sudah melalaikan kewajiban dan menghancurkan sejarah Kerajaan Inggris.

Bukan hanya itu saja, Thomas Markle juga mengklaim kalau Meghan dan Harry tak layak memakai gelar Duke dan Duchess of Sussex setelah melakukan hal memalukan tersebut. "Aku sangat kecewa dengan Meghan dan Harry sekarang. Menurutku mereka tak pantas menggunakan kata 'Royal'," tutur Thomas dilansir TMZ pada Kamis (27/2).

"Menurutku mereka tak layak berbicara pada Ratu seperti yang sudah mereka lakukan. Ini sebuah penghinaan pada Ratu dan rakyat Inggris," tegasnya lagi. "Ini adalah salah satu institusi tertua dan terbaik yang pernah ada. Mereka menghancurkannya. Mereka merendahkannya. Mereka harusnya tak melakukannya."

Tak cuma itu, Thomas Markle juga mengklaim kalau seharusnya sejak awal Meghan memang tidak menjadi bagian dari keluarga Kerajaan Inggris karena putrinya tersebut selalu bersikap seenaknya. "Putriku sudah mencampakkanku sehari sebelum ia menikah. Dia mencampakkan keluargaku, dia mencampakkan keluarga Doria (ibunda Meghan), dia mencampakkan semua keluarga, dan sekarang dia mencampakkan keluarga Kerajaan Inggris," pungkasnya.

Di sisi lain, Ratu Elizabeth II sudah memberikan pernyataan resmi soal mundurnya Harry dan Meghan. Dalam pernyataan yang dibagikan pada 18 Januari lalu, sang Ratu mengklaim bahwa ia merestui keputusan pasangan Sussex tersebut untuk mundur.

Namun sebagai konsekuensinya, Harry dan Meghan harus rela kehilangan gelar HRH (His/Her Royal Highness) alias Yang Mulia. Mereka juga tak akan dilibatkan dalam tugas-tugas Kerajaan lagi, serta tak akan menerima upah alias tunjangan dari pajak rakyat Inggris.

Sementara itu, pencopotan gelar kerajaan akan mulai berlaku pada musim semi 2020, atau sekitar Maret-April tahun ini. Namun perlu dicatat, meski kehilangan gelar kerajaannya, Pangeran Harry dan Meghan Markle akan tetap dikenal sebagai Duke dan Duchess of Sussex. Harry juga masih berada di urutan keenam pewaris takhta Kerajaan Inggris.

Pangeran Harry dan Meghan Markle juga masih tetap bisa menjalin relasi dan membangun kerjasama dengan kegiatan sosial yang selama ini mereka naungi.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts