Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebut bahwa dirinya akan mengunjungi lokasi tersebut dengan Panglima TNI pada pekan ini lantaran Jokowi meminta agar rumah sakit dibangun secepat mungkin.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 04 Maret 2020 - 09:42 WIB
WowKeren - Indonesia telah mengonfirmasi kasus Corona (Covid-19) pertamanya pada Senin (2/3) lalu. Pemerintah pun melakukan sejumlah upaya untuk menanggulangi penularan virus mematikan tersebut.
Presiden Joko Widodo sendiri rupanya hendak menambah fasilitas khusus untuk penanganan pasien Corona. Dengan demikian, alternatif tempat penanganan virus Corona yang ada pun dapat bertambah.
Menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Jokowi ingin membangun rumah sakit khusus Corona di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau. Sebelumnya, WNI yang dievakuasi dari luar negeri diobservasi di Natuna, Kepulauan Riau dan Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
"Mau dibikin di Pulau Galang di Batam. Ya RS khusus, enggak tau namanya. Jadi seperti keperluan untuk Natuna dan Sebaru. Kalau ada case itu dibawa ke sana," ungkap Basuki di Kompleks Istana Kepresidenan pada Selasa (3/3). "Nanti Pak Menkes (Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto) yang operasikan."
Basuki pun telah mengikuti rapat dengan Panglima TNI, Polri, Badan Intelijen Nasional (BIN), Menteri Kesehatan, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk membangun rumah sakit khusus Corona ini. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi.
Menurut Basuki, Pulau Galang dipilih sebagai lokasi rumah sakit khusus Corona tersebut karena letaknya yang jauh dari keramaian publik. Selain itu, akses ke Pulau Galang juga relatif mudah dengan adanya bandara di Batam.
"Karena transport itu lebih mudah," terang Basuki. "Kalau di Sebaru kalau malam ombak besar itu susah."
Meski demikian, Basuki belum berbicara lebih rinci soal rencana pembangunan rumah sakit tersebut. Basuki hanya menyebut bahwa dirinya akan mengunjungi lokasi tersebut dengan Panglima TNI Hadi Tjahjanto pada pekan ini lantaran Jokowi meminta agar rumah sakit dibangun secepat mungkin.
"Mungkin minggu ini saya ke sana dengan Panglima TNI," ujar Basuki. "Kalau Presiden minta start-nya besok, tapi belum tahu, ini kan urgency."
Sementara itu, Jokowi sendiri menerangkan bahwa rumah sakit khusus Corona itu tidak dibangun baru. Melainkan hanya merenovasi fasilitas kesehatan yang sudah ada untuk dikhususkan kepada penanganan virus Corona. "Bukan bangun, karena fasilitas ada tapi lama tidak digunakan. Akan direnovasi dalam waktu yang cepat," pungkas Jokowi.
(wk/Bert)