April Jasmine Sempat Minta Ustadz Solmed Nikah Lagi Usai Divonis Sulit Punya Keturunan
Instagram/apriljasmine85
Selebriti

April Jasmine dan Ustadz Solmed resmi menikah pada 11 November 2011 silam. April rupanya sempat meminta Ustadz Solmed menikah dengan perempuan lain setelah 1 tahun berumah tangga.

WowKeren - Pemain sinetron April Jasmine resmi menikah dengan Ustadz Solmed pada 11 November 2011 silam. Setelah setahun membina rumah tangga, keduanya tak kunjung dikaruniai momongan.

Mengetahui hal itu, April pun memeriksakan diri ke dokter. Ternyata, dokter mengatakan bahwa April memiliki cukup banyak permasalahan reproduksi. Permasalahan yang dialami oleh April yaitu mulai dari Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS), penyumbatan di kedua tuba fallobi, hingga hormon yang tidak bagus.


Hal ini diungkapkan April saat menjadi bintang tamu di program "Okay Bos" pada Rabu (20/5). "Jadi, banyak banget. Sampai dokter bilang bahwa ini akan divonis untuk sulit punya anak," ungkap April.

Saat mendengar pernyataan dokter, April mengaku sempat tertekan. Ustadz Solmed pun tak berhenti memberi dukungan untuk istrinya dengan mengatakan bahwa ia tidak memaksakan April untuk memiliki keturunan.

"Waktu itu aku nge-drop banget, sampai ustadz terus kasih semangat. Ustadz tuh tetap bilang, ‘Aku enggak pernah maksa kamu untuk punya keturunan. Jadi, enggak usah terlalu dipikirin’,” cerita April.

Kendati demikian, April tetap ingin sang suami memiliki keturunan. Maka dari itu, ia tak segan meminta Ustadz Solmed untuk menikah lagi dengan perempuan lain. April mengaku lebih mementingkan kebahagiaan sang suami ketimbang dirinya.

"Sampai aku suruh ustadz, ‘Sudah, nikah lagi saja, deh’. Karena aku tuh kalau sayang sama seseorang, aku lebih mentingin kebahagiaannya dia, daripada aku. Ustaz bilang, ‘Enggak, aku enggak mau. Kita sudah ambil keputusan bareng-bareng, jadi kita jalanin bareng-bareng’,” ujar April.

Wanita berusia 35 tahun ini mengungkapkan apabila sang suami kerap melihatnya sedang menangis setibanya di rumah. Ustadz Solmed pun berusaha menghibur dan meminta April agar kembali tersenyum.

"Dia selalu bilang, ‘Sudah, kalau nangis terus-terusan kayak gini, aku juga enggak kuat, kita bakalan nangis berdua. Jadi, kamu sekarang harus move on, cari kegiatan, enggak usah pikirin anak, cari kegiatan saja yang bikin kamu happy’,” kata April.

"Yasudah dari situ, teman-teman juga semua support, dan aku cuma minta setiap orang jangan pernah ada yang tanya, ‘April, kapan punya anak?’, karena itu bikin aku drop lagi. Nah, dari situ berlanjut lagi, akhirnya kita ke program. Aku tanya sama dokter, jadi kalau dengan kasus seperti, saya ini solusinya apa,” imbuh April.

Setelah itu, dokter kemudian melakukan laparoskopi yakni teknik melihat dalam perut tanpa melakukan pembedahan besar kepada April. Teknik tersebut dilakukan agar mengetahui keadaan April dan program kehamilan apa yang bisa ia lakukan.

"Akhirnya, Alhamdulillah, bisa hamil Sultan. Walaupun kehamilan Sultan itu cuma dikasih waktu sama dokter enam bulan. Jadi, kalau lebih dari enam bulan tidak ada kehamilan, harus operasi lagi, harus diangkat, otomatis itu aku jadi perempuan yang steril, enggak bisa hamil dengan cara normal,” pungkas April.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts