Polisi Ungkap Cara Cegah Takbir Keliling Kala Malam Lebaran Di Tengah Pandemi Corona
humas.polri.go.id
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Polda Metro Jaya mengungkapkan siasat yang akan dilakukan pihaknya demi mencegah masyarakat yang nekat melakukan takbir keliling di malam Lebaran selama pandemi corona.

WowKeren - Hari Raya Idul Fitri 1441 H yang telah dinantikan umat Islam akan segera tiba. Tentunya, masyarakat sudah tidak sabar dalam menyambut Lebaran di tahun ini. Meski demikian, bulan suci Ramadhan di tahun ini memang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya lantaran adanya pandemi virus corona (COVID-19).

Pemerintah Indonesia telah mengimbau agar masyarakat melakukan salat Idul Fitri di rumah masing-masing demi mencegah penularan COVID-19. Polda Metro Jaya lantas mempersiapkan langkah-langkah keamanan guna mencegah adanya masyarakat yang melakukan takbir keliling di malam Lebaran.


Langkah yang dilakukan kepolisian adalah dengan memberikan sosialisasi larangan takbir keliling ke masyarakat. Polisi telah mengingatkan ke warga jika takbir keliling semasa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilarang.

”Untuk takbir keliling sebenarnya sudah kita sampaikan semuanya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus seperti dilansir dari Detik, Kamis (21/5). “Sudah kita sosialisasikan kepada masyarakat memang saat PSBB itu dilarang juga takbir keliling.”

Diharapkan dengan adanya sosialisasi tersebut, masyarakat bisa patuh dan saling mengerti dengan kondisi pandemi saat ini. Selain sosialisasi, polisi juga akan terus memantau di setiap lokasi saat malam Lebaran demi memastikan tidak ada takbiran keliling yang dilakukan warga.

”Kita akan berkomunikasi dengan pemerintah daerah dengan gugus tugas akan memantau semuanya,” jelas Yusri. “Sosialisasi masih berjalan terus sampai dengan saat ini belum ada yang hendak melaksanakan takbir keliling.”

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi telah mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan takbir keliling semasa wabah corona berlangsung. Meski demikian, ia memperbolehkan gema takbir dikumandangkan lewat masjid dengan sejumlah syarat.

”Biasanya kita lakukan takbir keliling supaya tidak usah (semasa pandemi corona),” kata Fachrul melalui siaran langsung di YouTube BNPB, Kamis (21/5). “Saya sarankan supaya takbir di rumah saja.”

”Tapi saya berharap juga masjid-masjid, musala-musala bisa menggaungkan takbir ini melalui loud speaker-nya sehingga betul-betul kegembiraan menyambut hari raya Idul Fitri itu tidak hilang,” sambungnya. “COVID-19 ini tidak boleh mengurangi kegembiraan kita dalam menyambut hari kemenangan.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts