Jokowi Akhirnya Beri Penjelasan Lengkap Terkait Penerapan New Normal
Nasional
Skenario New Normal COVID-19

Presiden Joko Widodo akhirnya memberikan penjelasan lengkap terkait persiapan penerapan hidup normal baru (new normal) di tengah pandemi virus corona (COVID-19).

WowKeren - Pemerintah Indonesia tengah bersiap dalam menerapkan hidup new normal di tengah pandemi virus corona (COVID-19). Hidup new normal ini dinilai Presiden Joko Widodo dapat menjadi kunci dan solusi kebangkitan masyarakat dalam melawan virus corona yang masih belum ditemukan vaksinnya.

Kini, Presiden Jokowi baru saja memberikan penjelasan lengkap mengenai rencana pemerintah yang akan segera menerapkan new normal. Jokowi telah memerintahkan jajarannya agar menyiapkan dan menyesuaikan protokol kesehatan saat menjalani tatanan normal baru.


”Saya minta protokol beradaptasi dengan tatanan normal baru ini yang sudah disiapkan oleh Kementerian Kesehatan,” kata Jokowi saat memberikan pengantar dalam rapat terbatas yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (27/5). “Saya minta ini disosialisasikan secara masif kepada masyarakat.”

”Sehingga masyarakat tahu apa yang harus dikerjakan baik mengenai jaga jarak, mengenai pakai masker, mengenai cuci tangan, mengenai dilarang berkerumun dalam jumlah yang banyak,” sambungnya. “Kalau ini sosialisasi ini betul-betul bisa kita lakukan secara masif, saya yakin kurva R0 dan Rt betul-betul bisa kita turunkan dan ini sudah kita lihat di beberapa provinsi bisa kita kerjakan.”

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini lantas membeberkan persiapan-persiapan yang telah dilakukan pemerintah untuk mencoba new normal. Salah satunya adalah mengerahkan pasukan aparat keamanan untuk berjaga di daerah-daerah yang akan mencoba tatanan hidup baru ini.

Jokowi menyampaikan sebelumnya sudah ada 4 provinsi serta 25 kabupaten/kota yang tengah bersiap menuju normal yang baru. Wilayah yang akan disiapkan untuk new normal diklaim Jokowi memiliki tingkat penularan virus corona yang rendah.

”Sudah digelar pasukan aparat dari TNI dan Polri yang telah diterjunkan ke lapangan,” jelas Jokowi. “Ke titik-titik keramaian di 4 provinsi dan 25 kabupaten dan kota dalam rangka persiapan pelaksanaan tatanan normal baru.”

”Yang akan kita lihat dari angka-angka dan fakta-fakta di lapangan utamanya yang berkaitan dengan R0 dan Rt,” sambungnya. “Dan apabila ini nanti efektif kita akan gelar kita perluas lagi kita lebarkan lagi ke provinsi yang lain ke kabupaten kota yang lain.”

Terakhir, Jokowi berpesan kepada setiap pemerintah daerah untuk mengendalikan penyebaran virus corona sebagai langkah menuju new normal. Ia lantas memerintahkan jajarannya untuk terus mengerahkan pasukan di wilayah yang kasus COVID-19 semakin melesat tinggi, seperti Jawa Timur.

”Dalam rangka persiapan menuju tatanan normal baru ini saya juga minta tolong dicek tingkat kesiapan setiap daerah dalam mengendalikan virus ini,” papar Jokowi. “Untuk daerah-daerah yang masih tinggi, yang kurvanya masih naik saya kemarin juga sudah perintahkan pada Gugus Tugas, kepada Panglima TNI dan Kapolri.”

”Untuk di Jawa Timur misalnya untuk kita tambah bantuan pasukan aparat di sana agar bisa menekan kurvanya agar tidak naik lagi dan memasifkan pengujian sampel, pelacakan yang agresif terhadap yang PDP maupun ODP dan melakukan isolasi yang ketat,” sambungnya. “Ini kita lakukan pada provinsi-provinsi yang masih kurvanya masih naik.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts