Jawa Barat Bakal Terapkan New Normal Mulai 1 Juni
Nasional
Skenario New Normal COVID-19

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan jika mulai hari ini Rabu (27/5) hingga Minggu (31/5) pihaknya akan terus melakukan sosialisasi terkait penerapan new normal.

WowKeren - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan jika wilayahnya akan menerapkan new normal mulai 1 Juni mendatang. Sehingga untuk mendukung pelaksanaan yang maksimal, pihak pemerintah daerah akan melakukan sosialisasi.

Ia menyebut jika sosialisasi akan dilakukan mulai hari ini hingga Minggu mendatang. "Ya, kita akan mulai kurang lebih di hari Senin, jadi hari Rabu ini sampai Minggu kita sosialisasi," kata pria yang akrab disapa Emil tersebut di Mapolda Jabar, Rabu (27/5).


Selain itu, institusi seperti kepolisian dan TNI akan melakukan penghitungan berapa banyak nantinya jumlah personel yang akan ditempatkan di titik-titik keramaian, terutama pusat perbelanjaan. Hal itu sesuai dengan instruksi dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Ia juga meminta agar media juga mensosialisasikan penerapan new normal di Jabar.

"Pak Kapolda butuh waktu untuk mengukur jumlah pasukan di mal, yang tadinya di mal enggak ada TNI dan Polri kan karena perintah presiden selama 14 hari harus ada dulu melatih disiplin kan harus dihitung ya," jelas Emil. "Itu butuh waktu sampai Minggu kita melakukan pemetaan itu."

Meski demikian, ada hal yang harus dicatat dalam penerapan new normal di Jawa Barat ini. Penerapan new normal akan diterapkan berdasarkan level kewaspadaan di masing-masing kelurahan.

Level ini akan ditentukan oleh wali kota ataupun bupati. Sehingga pusat keramaian yang boleh dibuka hanya yang berada di level biru atau hijau saja. Ia mengakui jika proses itu tidaklah mudah.

"Minggu ini nanti saya rilis online ya kelurahan mana yang sudah kuning, biru dan hijau," tutur Emil. "Mudah-mudahan lah jadi percontohan. Kita juga capek dan melelahkan tapi kita harus optimis. Hasil tidak membohongi proses lah."

Masing-masing daerah memiliki langkah tersendiri terkait penerapan new normal. Tidak semuanya menerapkan. Jawa Tengah misalkan, yang menurut Gubernur Ganjar Pranowo belum siap untuk hal ini karena kondisi grafik yang masih naik turun.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts