Lift yang menggunakan tombol kaki ini baru tersedia di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Namun ke depannya, protokol yang sama akan diterapkan di Terminal 3.
- Zodiak Yanuarita
- Rabu, 03 Juni 2020 - 17:03 WIB
WowKeren - Segala macam protokol kesehatan diterapkan untuk meminimalisir risiko penularan virus corona (COVID-19) di tempat-tempat umum. Salah satunya di bandara.
Untuk menyambut new normal, Bandara International Soekarno-Hatta (Soetta), Cengkareng, Tangerang, Banten menambahkan tombol lift yang menggunakan kaki. Dengan begitu, sentuhan langsung yang berpotensi menularkan COVID-19 bisa dihindari.
Lift yang menggunakan tombol kaki ini baru tersedia di Terminal 2. Namun ke depannya, protokol yang sama akan diterapkan di Terminal 3.
"Persiapan Bandara Soekarno-Hatta menuju tatanan baru dalam hal ini ada beberapa perubahan yang sudah dan akan kita lakukan," kata Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi, Rabu (3/6). "Yang sudah kita lakukan misalnya, tata cara mengoperasikan lift yang tadinya menggunakan tangan, sekarang tombolnya menggunakan kaki."
Ke depan, akan ada fasilitas lain yang diterapkan tak hanya terbatas pada penggunaan tombol kaki. Nantinya, fasilitas lain yang sering disentuh oleh pengguna jasa juga akan diperbarui.
Misalnya pada travelator dan handrail escalator yang akan ditambahkan pembersih otomatis. Pembersih ini berfungsi untuk mendisinfeksi benda tersebut. Saat memasuki eskalator pun, untuk memastikan agar pengguna jasa mematuhi protokol menjaga jarak maka akan diberi marka pembatas jarak.
"Kemudian nanti di beberapa fasilitas infrastruktur juga kita perbarui seperti misalnya eskalator atau travelator, jaraknya kita atur dan dikasih marka," jelas Agus. "Demikian juga area-area yang berpotensi disentuh banyak orang seperti handrail di travelator, nanti akan kita buatkan model dimana ada pembersihan otomatis. Jadi didisinfeksi secara otomatis."
Seperti diketahui, virus corona ditularkan melalui droplet. Untuk meminimalisir penularan melalui droplet, pembatasan interaksi langsung juga sudah disiapkan oleh manajemen bandara. Hal itu dilakukan dengan memberi tirai transparan guna menghindari interaksi langsung. Saat ini pihaknya tengah fokus menekankan jaga jarak demi mencegah penularan.
"Demikian juga di konter check in, kita berlakukan seperti itu," ujar Agus. "Intinya adalah menjaga physical distancing dalam kondisi yang aman."
(wk/zodi)