Heboh Pedagang Bakso Ludahi Mangkuk Pembeli Untuk Penglaris, IDI Langsung Minta Dites Corona
Nasional

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, pedagang bakso berinisial WS tersebut melakukan tindakan tidak senonoh tersebut untuk penglaris. WS disebut mengikuti ajaran dukun atau guru spiritualnya.

WowKeren - Media sosial dihebohkan dengan CCTV yang menunjukkan seorang pedagang bakso meludahi mangkuk yang akan disajikan ke pembelinya. Pedagang bakso berinisial WS tersebut telah diperiksa oleh polisi atas aksinya tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, WS melakukan tindakan tidak senonoh tersebut untuk penglaris. WS disebut mengikuti ajaran dukun atau guru spiritualnya.


"Pelaku meludahi mangkuk bakso tersebut sesuai dengan amalan atau ajaran yang dipelajari pelaku dari gurunya yang bernama Joko," terang Kapolsek Kembangan Komisaris Imam Setiawan pada Jumat (26/6). "Guru spritual atau dukun pada saat berada di kampungnya di daerah Garut, Singaparna, kurang lebih sejak 1 minggu yang lalu."

Menurut Imam, WS sudah berjualan bakso di kawasan Kompleks Kehutanan Greenville, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat sejak 2019 lalu. Namun ia baru mulai meludahi mangkuk sejak seminggu yang lalu, usai berkunjung ke guru spiritualnya. "Tujuan pelaku untuk mendapatkan penglaris atau laku saat berjualan bakso," jelas Imam.

Kejadian ini lantas ditanggapi pula oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Menurut IDI, pedagang bakso tersebut sebaiknya segera dites COVID-19.

Pasalnya, bakso yang sudah diludahi itu berpotensi menularkan virus corona jika sang pedagang sebenarnya positif COVID- 19. "Terkait hubungan kepada penularan corona, itu memungkinkan jika yang bersangkutan itu positif corona," ungkap Humas IDI, Halik Malik.

Jika tes corona WS menunjukkan hasil negatif, maka masyarakat yang sudah membeli bakso darinya tidak perlu was- was. Tapi apabila sang pedagang dinyatakan positif corona, maka bakso yang telah diludahinya sepekan terakhir ini bisa jadi menularkan COVID-19. "Kami anjurkan, pihak yang berwenang segera melakukan testing terhadap yang bersangkutan," ujar Halik.

Lebih lanjut, Halik menilai kasus ini merupakan fenomena yang tidak biasa. Halik pun mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada, karena virus corona menyebar melalui droplets atau cairan tubuh, termasuk ludah.

"Masyarakat perlu senantiasa waspada terhadap lingkungan sekitarnya," pungkas Halik. "Pedagang-pedagang yang ada di lingkungannya dipastikan mematuhi standar kesehatan atau tidak."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts