BREAKING: COVID-19 Capai 55.092 Kasus, Angka Kesembuhan 18 Provinsi di Atas Rata-Rata Dunia
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Pasien yang dilaporkan meninggal akibat COVID-19 pada hari ini mendapat tambahan sebanyak 51 orang. Dengan demikian, total pasien COVID-19 yang dinyatakan meninggal kini telah mencapai 2.805 orang

WowKeren - Pemerintah Indonesia kembali melaporkan perkembangan kasus COVID- 19 di Tanah Air. Pada Senin (29/6) hari ini, juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, menyampaikan adanya 1.082 kasus positif corona baru.

"Dari pemeriksaan spesimen yang hari ini kita dapatkan, maka kita dapatkan kasus konfirmasi positif 1.082 orang," ungkap Yuri dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal YouTube BNPB Indonesia pada hari ini. "Sehingga total konfirmasi menjadi 55.092 orang."


Sementara itu, jumlah pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh mendapat tambahan sebanyak 864 orang pada hari ini. Dengan demikian, total pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh kini telah mencapai 23.800 orang.

Sedangkan pasien yang dilaporkan meninggal akibat COVID-19 pada hari ini mendapat tambahan sebanyak 51 orang. Dengan demikian, total pasien COVID-19 yang dinyatakan meninggal kini telah mencapai 2.805 orang atau setara 5,1 persen dari jumlah kasus keseluruhan.

Update Corona

YouTube/BNPB Indonesia

Lebih lanjut, Yuri juga membahas soal rata-rata angka kesembuhan dunia. Menurut Yuri, angka kesembuhan Indonesia memang masih berada di bawah rata-rata dunia, namun ada sejumlah provinsi yang angka kesembuhannya telah di atas rata- rata.

"Terkait dengan data sembuh, maka rata-rata angka dunia kasus sembuh adalah 54,15 persen. Memang angka nasional kita masih di bawahnya, yaitu 41,48 persen," kata Yuri. "Namun kalau kita mengacu pada rata-rata dunia, maka ada 18 provinsi yang angka sembuhnya di atas rata-rata angka sembuh dunia. Bahkan ada 5 provinsi dengan angka kesembuhan di atas 80 persen."

Selain itu, Yuri juga menyinggung soal CFR (Case Fatality Rate) atau angka persentase meninggal dari kasus COVID-19. Yuri mengungkapkan bahwa CFR Indonesia sedikit lebih tinggi dibanding angka global.

"Kalau kita lihat angka dunia adalah 5,01 persen. Angka nasional kita ada di 5,15 persen," ungkap Yuri. "(Angka CFR Indonesia) Ini lebih rendah jika dibanding dengan Jepang yang angkanya 5,33 persen. Bahkan 23 provinsi (di Indonesia) angka kematiannya di bawah angka rata-rata dunia.

Hal ini lantas membuat pemerintah Indonesia optimis dalam menanganan COVID-19. "Ini yang kemudian kita yakini, bahwa optimisme kita, kesembuhan pasien dengan COVID-19 ini semakin baik," pungkas Yuri.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts