PSBB Transisi DKI Jakarta Berakhir 2 Juli, Bakal Berlanjut atau New Normal?
Reuters/Ajeng Dinar Ulfiana
Nasional
PSBB Corona

PSBB transisi di Ibu Kota akan berakhir pada Kamis (2/7) mendatang, yang kemudian menimbulkan tanya apakah akan berlanjut ke PSBB transisi lagi atau era 'new normal'. Begini ulasannya.

WowKeren - DKI Jakarta merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memasuki era transisi dari pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Maksudnya pada fase ini masyarakat Ibu Kota mulai beradaptasi dengan sejumlah pelonggaran PSBB namun tetap harus mengedepankan kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan.

Sedianya PSBB transisi di DKI Jakarta akan berakhir pada Kamis (2/7) mendatang. Lantas apakah PSBB transisi ini akan dilanjut ke jilid berikutnya atau disudahi untuk menyambut era new normal?

Menanggapinya, Humas Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Irma Yunita, menyatakan kelanjutan PSBB transisi akan diumumkan langsung oleh Gubernur Anies Baswedan. "Tunggu saja press release Pak Gubernur," kata Irma, Selasa (30/6), tanpa menjelaskan rinci kapan kira-kira konferensi pers itu digelar.

Namun bila merujuk pada grafik atau kurva perkembangan wabah di Ibu Kota, sepertinya DKI Jakarta belum siap menerapkan era new normal sepenuhnya. Sebab kasus baru yang dicatatkan tiap harinya masih naik turun, meski secara akumulatif saat ini sudah "ditumbangkan" oleh Jawa Timur.

Memang seperti apa perkembangan wabah Corona di DKI Jakarta selama era PSBB transisi? Sebelum memasuki pembahasan itu, tentu penting untuk diketahui mulai kapan PSBB transisi diberlakukan di DKI Jakarta.


Dikutip dari Kompas, PSBB transisi di DKI Jakarta berlaku mulai Jumat (5/6) selama 2 pekan sampai Kamis (18/6). Dalam PSBB transisi tahap I itu sejumlah kegiatan boleh dilaksanakan kembali seperti kegiatan di tempat ibadah, aktivitas perkantoran, sampai pembukaan pusat perbelanjaan atau mal.

Lalu PSBB transisi dilanjutkan ke tahap II mulai Jumat (19/6) dan berlangsung selama 2 pekan juga. PSBB transisi tahap II inilah yang berlangsung sampai Kamsi (2/7) mendatang.

Sejumlah aktivitas mulai diizinkan selama era PSBB transisi tahap II. Seperti dibukanya kembali taman rekreasi, baik dalam maupun luar ruangan, kebun binatang, sampai salon.

Dan selama masa tersebut, rupanya kasus positif yang dilaporkan setiap hari mengalami fluktuasi. Data tertinggi tercatat pada Selasa (9/6) dengan 239 kasus baru. Bahkan angka ini merupakan yang tertinggi sejak kasus COVID-19 pertama kali dikonfirmasi di DKI Jakarta pada awal Maret 2020.

Sedangkan data terendah terjadi pada Jumat (12/6) dengan 76 kasus baru. Sementara bila menilik pada perkembangan beberapa waktu belakangan, dapat dibilang hampir setiap hari Ibu Kota menyumbangkan lebih dari seratus pasien positif Corona.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts