Viral 3 Ibu-Ibu Nekat Berhenti dan Main TikTok di Jembatan Suramadu, Kini Diburu Polisi
Nasional

3 emak-emak yang kompak mengenakan pakaian kuning tampak asyik berjoget India di Jembatan Suramadu. Belakangan konten TikTok mereka ini menjadi viral dan berujung diburu oleh polisi.

WowKeren - Media sosial kembali dibuat geger dengan video viral yang menunjukkan "ajaib"nya aksi emak-emak. Kali ini 3 orang ibu-ibu berpakaian serba kuning membuat geger lantaran berjoget India demi konten TikTok di tepi Jembatan Suramadu, Jawa Timur.

Padahal, seperti diketahui, tak boleh ada kendaraan yang berhenti melintas di jembatan penghubung Surabaya dengan Madura itu. Namun ketiganya seolah mengabaikan tata tertib yang ada dan malah dengan bangga memamerkan aksinya.

TikTok

Belakangan video mereka menjadi viral di media sosial yang langsung menyita perhatian aparat berwajib. Bahkan kekinian polisi dikabarkan tengah memburu identitas ketiga ibu-ibu dalam video TikTok tersebut.

"Kita masih berupaya mencari identitas ketiga ibu-ibu yang TikTok di Jembatan Suramadu. Kemarin kita sudah menghubungi reskrim untuk bisa mengetahui identitas yang bersangkutan," ujar Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, AKP Sigit Indra Puji. "Sepertinya itu waktu pengambilan video siang hari, memang jalanannya agak sepi di Suramadu."


Menurut Indra, sudah menjadi peraturan untuk tak ada pengendara yang berhenti selama melintas di Jembatan Suramadu. Bahkan biasanya ada polisi yang melakukan patroli, sehingga kejadian "kecolongan" ini cukup menyita perhatiannya.

"Pasal di situ sudah ada rambu-rambu. Kami sudah melaksanakan patroli, makanya itu kok bisa sampai terjadi demikian," ungkap Indra, seperti dikutip dari Viva, Sabtu (4/7). "Kalau tentang hukuman kita sebatas tilang, karena tidak boleh berhenti."

"Memang kendaraan dimaksud kalau ada kendala memang boleh (berhenti)," ujar Indra melanjutkan. "Tapi kalau sengaja seperti yang viral ini tidak diperkenankan."

Pada kesempatan berbeda, Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kompol Achmad Faisol Amir juga memberikan tanggapannya. Faisol tak menampik memang masih banyak pelanggaran serupa yang terjadi. Karena itulah ia berharap ketiga ibu-ibu dalam video tersebut meminta maaf agar bisa mengedukasi, baik pelaku maupun masyarakat umum.

"Tapi memang masih banyak pengendara yang berhenti di tengah jembatan untuk berfoto dan merekam video," terang Faisol, Jumat (3/7). "Dari rekaman CCTV di sekitar jembatan Suramadu, kami akan selidiki siapa yang membuat video dimaksud, dan meminta mereka minta maaf kepada masyarakat."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts