DPR Kritik Kalung Antivirus Corona, Sindir Kementan Urus Pangan Saja
Nasional
Kontroversi Kalung Antivirus Corona

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengkritik rencana peluncuran kalung yang diklaim sebagai antivirus corona, sindir Kementan untuk mengurus pangan saja.

WowKeren - Kementerian Pertanian (Kementan) bersiap meluncurkan kalung yang diklaim dapat menjadi antivirus corona. Namun rencana tersebut rupanya mendapatkan kritikan dari sejumlah pihak, salah satunya adalah Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay mempertanyakan efektivitas kalung tersebut. Ia mengaku skeptis terhadap kemujaraban kalung ini dalam menangkal COVID-19. Menurutnya, Kementan masih perlu membuktikan lebih lanjut efektivitas kalung tersebut lantaran masih banyak peneliti yang meragukannya.


“Menurut saya, hasil penelitian Kementan tersebut masih perlu diuji lebih lanjut lagi,” kata Saleh seperti dilansir dari Detik, Sabtu (4/7). “Pasalnya, penelitian tersebut dinilai belum benar-benar terbukti ampuh sebagai antivirus corona. Apalagi, masih ada beberapa lembaga penelitian dan peneliti yang meragukan efektivitas bahan eucaplyptus tersebut.”

Hal serupa juga diutarakan oleh Anggota Komisi IV dari Fraksi PKS, Andi Akmal Pasluddin. Ia mengkritik rencana produksi massal kalung itu tersebut di bulan depan. Andi menilai jika Kementan belum melakukan kajian secara layak apakah kalung tersebut terbukti dapat melindungi pemakainya dari virus corona atau tidak.

“Publik perlu harus tahu dan Komisi IV tahu apakah sudah melalui kajian yang dalam apakah sudah dipraktikkan juga ke orang-orang yang kena corona, dengan adanya kalung itu tidak kena,” ujar Andi. “Itu kan harus ada penjelasan ya.”

Seperti yang diketahui, kalung antivirus tersebut berisi Eucalyptus (kayu putih) sehingga dinamakan 'Antivirus Corona, Eucalyptus'. Produk ini merupakan hasil buatan dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementan yang rencananya akan diproduksi bulan depan.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Daniel Johan turut mengomentari kinerja Kementan. Ia mendesak Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo agar fokus bekerja mengamankan ketersediaan pangan Indonesia saja ketimbang membuat kalung penawar virus corona.

”Lebih baik Kementan fokus untuk mengamankan pangan dan kesejahteraan petani, karena tugas pokoknya mengamankan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Daniel seperti dilansir dari CNNIndonesia, Senin (6/7). “Wajib diuji secara kompeten dulu efektivitasnya, bukan sekedar klaim.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts