Catat Lonjakan Kasus Corona, Hawaii Langsung Tutup Pantai Bagi Wisatawan
Pixabay
Dunia
Efek Corona untuk Pariwisata

Hawaii terpaksa kembali menutup berbagai tempat wisatanya bagi para wisatawan setelah mengalami lonjakan tajam kasus virus corona (COVID-19). Ini aturan yang diterapkan.

WowKeren - Penyebaran virus corona (COVID-19) di sejumlah negara seolah terus mengganas dan datang bagaikan gelombang. Hawaii yang telah membuka pariwisatanya beberapa waktu lalu, kini terpaksa menutupnya lagi setelah mencatatkan lonjakan kasus virus corona.

Dilansir Associated Press, negara Bagian O’ahu contohnya telah mencatat ada penambahan 231 kasus COVID-19 pada Sabtu (8/8) lalu. O'ahu sendiri merupakan salah satu pulau terbesar di Hawaii dengan penduduk lebih dari 1,5 juta orang.

Akibat lonjakan kasus virus corona, seluruh tempat wisata di sekitarnya langsung ditutup oleh pemerintah setempat. Diantaranya adalah pantai, taman nasional hingga destinasi wisata lainnya.

Selain menutup tempat wisata, Pemerintah Hawaii juga mulai menerapkan pembatasan perjalanan antar pulau. Gubernur Hawaii David Ige menjelaskan aturan itu telah dimulai sejak Selasa (11/8) lalu demi menekan laju penyebaran virus corona.


”Saya telah berdiskusi dengan wali kota negara bagian setempat, dan pembatasan perjalanan antar-pulau menjadi hal terbaik untuk dilakukan saat ini,” kata Ige seperti dilansir dari Travel and Leisure, Kamis (13/8). “Kami harus melindungi penduduk tetangga pulau kami dengan menyalakan alarm peningkatan kasus COVID-19 di O'ahu.”

Pembatasan tersebut merupakan kali kedua dilakukan oleh Pemerintah Hawaii. Sebelumnya, pembatasan perjalanan sempat dilakukan pada masyarakat setempat dan telah dicabut pada 16 Juni lalu.

Kini, aturan pembatasan perjalanan ini akan kembali diterapkan sekitar dua pekan ke depan hingga 31 Agustus mendatang. Kebijakan ini membuat wisatawan untuk sementara tidak bisa bepergian terlebih dahulu ke Kaua‘i, Hawai‘i, Maui, Kalawao, termasuk Honolulu yang menjadi ibu kota O'ahu.

Tak sampai disitu, pemerintah juga telah menutup taman-taman kota di Honolulu sejak 8 Agustus lalu. Pemerintah juga melarang adanya warga yang berkerumun lebih dari 10 orang.

Masyarakat juga diminta secara disiplin selalu memakai masker dan menjaga jarak saat beraktivitas keluar rumah. Hawaii telah menyatakan akan mengundurkan rencana pembukaan pintu pariwisata mereka yang semula dijadwalkan pada 1 Agustus, menjadi 1 September mendatang.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts