Wacana Masuk Tol Tuai Pro-Kontra, Ternyata Hanya untuk Sepeda Jenis Khusus
Pixabay
Nasional

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menyebut sepeda yang dapat melintas di jalan tol hanya jenis road bike atau yang bisa dikendarai dengan kecepatan tinggi.

WowKeren - Wacana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengizinkan sepeda melintas di jalan tol menuai pro kontra. Hal ini pun sudah diusulkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Namun rupanya, sepeda yang dimaksud di sini bukanlah sembarang sepeda. Sepeda yang dapat melintas di jalan tol hanya jenis road bike atau yang bisa dikendarai dengan kecepatan tinggi. Spesifikasi jalan tol dianggap memenuhi kriteria pesepeda road bike.

"Mereka saat bersepeda itu kecepatannya tinggi," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, Rabu (26/8). "Kemudian mereka berkelompok dan tentu jika ini difasilitasi bersamaan dengan warga lainnya itu akan tetap berpengaruh pada aspek keselamatan pengguna pesepeda lainnya."

Untuk memfasilitasi agar pesepeda bisa ikut mengaspal di jalan tol, Syafrin menyatakan jika pihaknya mengusulkan agar disiapkan satu jalur khusus. Adapun panjang jalurnya adalah sekitar 10 hingga 12 kilometer dari ruas tol Kebon Nanas.


"Jadi menyiapkan satu jalur sendiri sebagai jalur sepeda sementara untuk road bike," tutur Syafrin. Dari koordinasi kami awal di jalan tol dalam kota mulai dari ruas Kebon Nanas sampai dengan ke arah Priok, di sisi baratnya."

Lebih lanjut, ia menjelaskan jika lalu lintas di ruas jalan tol akan direkayasa saat membuat jalur sepeda. Misalnya dengan menutup tol sisi barat dari arah Kebon Nanas sampai Plumpang. Petugas juga akan menyiapkan pembatas berupa traffic cone.

"Untuk itu perlu pemikiran agar disiapkan satu ruang yang kemudian bisa mereka gunakan untuk melakukan kegiatan dengan road bike ini," ungkapnya. "Ia hanya khusus untuk pesepeda yang road bike. (Sepeda santai) enggak boleh, hanya road bike."

Rencana ini sendiri pun sukses menuai pro kontra. Alih-alih menggulirkan wacana yang tidak relevan, Pemprov DKI diminta untuk lebih fokus pada penanganan COVID-19.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait