Dunia Penerbangan Berduka, Kapten Pilot Wanita Pertama RI Meninggal Diduga Kena Corona
Getty Images
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Dunia penerbangan Tanah Air tengah berduka. Pasalnya, kapten pilot wanita pertama di Indonesia telah meninggal dunia. Ia diduga terinfeksi virus corona (COVID-19).

WowKeren - Dunia penerbangan Tanah Air sedang dilanda duka. Kapten pilot perempuan pertama di Indonesia, Indah Yuliani alias Cipluk dikabarkan telah meninggal dunia pada Sabtu (12/9).

Dilansir Kumparan, kabar meninggalnya Cipluk tersebut dikonfirmasi oleh Ikatan Pilot Indonesia (IPI). “Iya betul (meninggal),” kata Wakil Ketua Umum IPI, Rama Noya, Sabtu (12/9).

Dalam kabar yang beredar di WhatsApp, Cipluk diduga meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona. Penyebab kematian almarhum Cipluk tersebut juga dibenarkan oleh Rama. Meski demikian, Rama juga mengaku dirinya mendapatkan informasi tersebut juga dari pesan WhatsApp dari rekan-rekannya.

”Informasi yang beredar benar (positif corona),” jelas Rama. “Saya sendiri belum mendapat info secara langsung. Hanya dari WAG (WhatsApp Group) dengan info yang ada.”


Kabar ini juga dibenarkan oleh Ketua Dewan Etik IPI, Capt Noor Wahjudie. Ia mewakili IPI mengungkapkan rasa duka cita atas meninggalnya Cipluk. Menurutnya, Cipluk merupakan sosok inspiratif bagi perempuan di Indonesia untuk mengembangkan potensi diri dan selalu berani dalam menggapai cita-cita.

”Ikatan Pilot Indonesia (IPI) merasa sangat kehilangan dengan wafatnya Almarhumah Capt Indah Juliani (Cipluk),” tulis Ketua Dewan Etik IPI, Capt Noor Wahjudie lewat pesan singkat seperti dilansir dari Detik, Sabtu (12/9). “Kami menghormati Almarhumah bukan hanya dalam kapasitasnya sebagai pilot senior.

”Tapi juga perannya dalam meng-encourage para wanita untuk mengembangkan potensinya secara penuh,” sambungnya. “Selamat jalan sahabatku. Damai dan berbahagialah di sisi-Nya.”

Sebagai informasi, Cipluk merupakan lulusan Lembaga Pendidikan Perhubungan Udara (LPPU) Curug, atau kini lebih dikenal dengan nama Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI). Ia merupakan angkatan 1979 yang menempuh pendidikan 28 tahun lalu.

Cipluk kemudian mengawali karier di PT Bouraq Indonesia Airlines. Setelah itu, ia melanjutkan kariernya sebagai pilot di PT Airfast Indonesia. Selama berkarier, ia dikenal sebagai kapten pilot wanita pertama di Indonesia.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts