Jakarta Mulai Terapkan PSBB Total, Bagaimana Nasib Bodebek dan Tangerang?
Getty Images
Nasional
PSBB Corona

Mulai Senin (14/9) DKI Jakarta menerapkan kembali PSBB total demi menekan angka penularan COVID-19. Lantas bagaimana kebijakan di Bodebek dan Tangerang yang tak bisa dipisahkan dari Jakarta?

WowKeren - Ibu Kota mulai menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total jilid II pada Senin (14/9) hari ini. Gubernur Anies Baswedan dan jajaran mengambil keputusan ini lantaran perkembangan wabah virus Corona yang makin menjadi-jadi.

Padahal diketahui Jakarta merupakan wilayah metropolitan dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi, tak hanya dari dalam daerahnya tetapi juga dari beberapa area penyangga lain. Termasuk di antaranya adalah Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota dan Kabupaten Bekasi, serta Tangerang Raya.

Lantas bila Jakarta kembali menerapkan PSBB, bagaimana nasib daerah-daerah tersebut? Bila merujuk pada keputusan Gubernur Banten, Wahidin Halim, sepekan lalu, maka saat ini provinsi di ujung barat Pulau Jawa itu akan memasuki PSBB tahap ke-10.

"Tidak ada rapat evaluasi PSBB tahap 10 atau perpanjangan PSBB ke sembilan di Banten," kata Wahidin, dalam siaran pers resminya pada Minggu (6/9) pekan lalu. "PSBB segera diperpanjang dan sekarang berlaku untuk seluruh kabupaten kota di Provinsi Banten."


Berlaku mulai Senin (7/9) lalu, PSBB yang menyasar seluruh wilayah Provinsi Banten ini semestinya berlangsung sampai Minggu (20/9) esok. Dengan demikian, secara tidak langsung, Kota dan Kabupaten Tangerang serta Kota Tangerang Selatan juga mengikuti langkah penerapan PSBB seperti Jakarta.

Sedangkan lima wilayah sisanya, yakni Bodebek, berada di area administratif Jawa Barat. Dan disampaikan oleh Gubernur Ridwan Kamil, maka pemerintah setempat sepakat untuk satu suara dengan kebijakan Ibu Kota melakukan PSBB.

Disampaikan lewat cuitannya pada Senin (14/9) siang, mantan Wali Kota Bandung itu secara spesifik akan melakukan pengetatan di zona merah COVID-19. Begini keterangan lengkap dari politikus yang kerap dipanggil Kang Emil itu.

"Hasil rapat dgn Bodebek, semua menyepakati mendukung penuh PSBB ketat di DKI. Bodebek akan melakukan pengetatan di zona merah covid, penambahan rasio RS," tulis Kang Emil. "Semua dampak sosial ekonomi PSBB DKI di Bodebek akan dimitigasi secara terukur. Intinya semua kompak satu suara dukung DKI."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts