Dicurigai Teroris, Begini Hasil Temuan BNPT Soal Latar Belakang Penusuk Syekh Ali Jaber
Nasional

Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar menyatakan pihaknya sudah menelusuri latar belakang Alfin Adrian, tersangka penusukan Syekh Ali Jaber yang disebut-sebut mengalami gangguan kejiwaan.

WowKeren - Peristiwa penusukan pendakwah kondang Syekh Ali Jaber pada Minggu (13/9) kemarin terus menyita perhatian khalayak ramai. Apalagi karena sang pelaku, Alfin Andrian, disebut-sebut mengalami halusinasi sampai nekat melakukan aksi kriminal tersebut.

Belakangan timbul kecurigaan bahwa aksi Alfin merupakan bentuk teror, sebagaimana penuturan Syekh Ali bahwa tikamannya begitu terlatih. Karena itulah Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terjun untuk mencari informasi soal latar belakang kejiwaan sang pelaku dan beginilah hasilnya.

Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar menyatakan bahwa gangguan kejiwaan Alfin bisa dibuktikan lewat pemeriksaan rumah sakit pada 2016 silam. Selain itu, informasi dari keluarga dan orang-orang di lingkungan sekitar tempat tinggal Alfin juga menyampaikan hal serupa.

"Jejak digital dari yang terkait saudara Alfin Andrian," ungkap Boy dalam Rapat Kerja dengan Komisi III DPR RI, Selasa (15/9). "Sementara dari beberapa saksi yang telah disampaikan atau berhasil kita himpun memang ada informasi yang menyatakan terutama dari pihak lingkungan dan keluarga bahwa yang bersangkutan selama lima tahun terakhir ini telah mengalami semacam gangguan jiwa."


"Hal itu pernah dibuktikan dengan pemeriksaan rumah sakit tahun 2016," imbuh Boy, dilansir dari CNN Indonesia. "Di Rumah Sakit Kemiling, Lampung."

Namun demikian, Boy menegaskan bahwa pihaknya tidak percaya begitu saja dengan penelusuran tersebut. Saat ini BNPT terus mendalami informasi dengan lebih jauh sembari melakukan pemeriksaan psikologi kepada yang bersangkutan.

"Tentu kita tidak percaya begitu saja. Kita telah bersama aparat penegak hukum untuk pendalaman lebih lanjut terutama berkaitan masalah apakah yang bersangkutan benar-benar gila atau pura-pura gila," papar Boy. "Ini sedang kita lakukan dengan pemeriksaan psikologi dan psikiatri."

Tak hanya itu, Boy juga membenarkan bahwa BNPT bersama aparat hukum lain tengah menelusuri potensi Alfin bagian dari kelompok atau jaringan terorisme tertentu. Hal ini senada dengan kekhawatiran banyak pihak, termasuk Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts