DKI Jakarta 4 Hari PSBB Ketat, RSD Wisma Atlet Malah 'Sambut' 1.066 Pasien COVID-19
Nasional
PSBB Corona

DKI Jakarta menerapkan kembali PSBB ketat namun malah terjadi lonjakan jumlah pasien yang diterima RSD Wisma Atlet dalam 24 jam terakhir, bahkan sampai pecah rekor 1.066 orang.

WowKeren - DKI Jakarta saat ini sedang menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dimulai sejak Senin (14/8) kemarin. Pemerintah Provinsi DKI berharap langkah ini bisa mengendalikan laju penularan wabah virus Corona yang kian mengkhawatirkan.

Namun situasi berkebalikan justru terjadi, salah satunya ditunjukkan lewat tambahan pasien yang dirujuk ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet. Komando Gabungan Wilayah (Kogabwilhan) I menyatakan ada tambahan sampai 1.066 pasien terkonfirmasi positif COVID-19 dalam 24 jam terakhir.

"(Pasien terkonfirmasi positif COVID-19) bertambah 1.066 orang," kata Kepala Penerangan Kogabwilhan I, Kolonel Marinir Aris Mudian, Kamis (17/9). Data yang dihimpun sampai Kamis pukul 08.00 WIB itu praktis menjadi rekor tertinggi yang dicatat oleh RSD Wisma Atlet, dengan rekor sebelumnya mencapai 127 orang pada 19 Mei 2020 silam.

Dengan adanya tambahan pasien ini, maka total yang dirawat di RSD Wisma Atlet mencapai 2.757 orang. Rinciannya, sebanyak 1.334 merupakan pasien pria, sementara 1.423 lainnya adalah pasien wanita.


Tambahan ini sendiri tak serta-merta menunjukkan adanya peningkatan jumlah kasus, mengingat RSD Wisma Atlet memang ditujukan untuk merawat pasien COVID-19 dengan gejala ringan dan sedang. Namun nyatanya memang wabah COVID-19 belum benar-benar terkendali lantaran positivity rate-nya saja masih di atas 10 persen.

Dikutip dari corona.jakarta.go.id pada Kamis (17/9), tren positivity rate mingguan di Ibu Kota mencapai 13,8 persen dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) adalah maksimal 5 persen. Sedangkan presentase kasus positif secara total adalah 7,5 persen.

Angka positivity rate ini sendiri didasarkan pada data yang dihimpun sampai Rabu (16/9) kemarin. Sedangkan tren positivity rate mingguan tertinggi pekan ini masih dicatat pada Senin (14/9) kemarin, yakni mencapai 15,7 persen dengan akumulasi 7,3 persen.

Namun lonjakan pasien positif yang masuk ke RSD Wisma Atlet maupun naiknya positivity rate tak serta-merta terkait dengan pelaksanaan PSBB. Pasalnya diperlukan waktu setidaknya 1-2 minggu untuk inkubasi virus di dalam tubuh, sehingga hasil PSBB baru tampak setidaknya pada Senin (21/9) pekan depan.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts