Indonesia Pecah Rekor Lagi, Laporkan 4.176 Kasus COVID-19 Baru Dalam Sehari
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus COVID-19 di Tanah Air kini telah mencapai angka 248.852. Adapun ratusan ribu kasus COVID-19 ini tersebar di 494 kabupaten/kota di 34 provinsi di Indonesia.

WowKeren - Indonesia kembali mencatat rekor baru kasus virus corona (COVID-19) harian. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 melaporkan 4.176 kasus positif baru pada Senin (21/9) hari ini.

Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus COVID-19 di Tanah Air kini telah mencapai angka 248.852. Adapun ratusan ribu kasus COVID-19 ini tersebar di 494 kabupaten/kota di 34 provinsi di Indonesia.

Sementara itu, jumlah pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh bertambah sebanyak 3.470 orang pada hari ini. Dengan demikian, angka kesembuhan COVID-19 di Indonesia kini telah mencapai 180.797 pasien, atau sebesar 72,7 persen dari jumlah kasus keseluruhan.

Sedangkan kasus kematian akibat COVID-19 bertambah sebanyak 124 orang pada hari ini. Oleh sebab itu, total jumlah korban jiwa COVID-19 di Tanah Air kini telah mencapai 9.677 orang, atau sebesar 3,9 persen dari jumlah kasus keseluruhan.


Update Corona

Twitter/BNPB Indonesia

DKI Jakarta masih menjadi provinsi yang melaporkan kasus COVID-19 tertinggi di tingkat nasional. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan yang dibagikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia, Jakarta melaporkan 1.352 kasus baru pada hari ini.

Namun, Jakarta juga melaporkan angka kesembuhan yang cukup tinggi, yaitu sebanyak 1.299 pasien pada hari ini. Di tingkat nasional, Jakarta juga melaporkan kasus kematian akibat COVID-19 tertinggi pada hari ini, yaitu mencapai 29 orang.

Meski terus memecahkan rekor dan kasus COVID-19 harian sudah mencapai angka 4.000-an, Indonesia dinilai masih belum menunjukkan puncak pandemi corona. Menurut Ahli Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair) Laura Navika Yamani, terus meningkatnya kasus di Tanah Air justru menunjukkan jika puncak pandemi masih belum bisa diprediksi.

Laura menilai penambahan kasus COVID-19 yang terus melesat di Indonesia merupakan tanda jika kebijakan pemerintah selama ini tidak efektif dalam menekan laju penyebaran virus dan perlu segera dilakukan evaluasi. Ia juga meminta agar sosialisasi protokol kesehatan pencegahan COVID-19 terus digalakkan.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts