Lady Gaga Ingin Bunuh Diri Setiap Hari, Akui Menyesal Jadi Terkenal
Selebriti

Gaga mengatakan bahwa menjadi terkenal adalah hal yang dibencinya, bahkan menjelaskan bahwa ia tidak memperoleh ketenangan batin dari aktivitasnya di industri hiburan selama ini.

WowKeren - Nama Lady Gaga tentunya dikenal sebagai salah satu selebriti paling berpengaruh di dunia. Selain dikenal sebagai penyanyi papan atas, Gaga juga menunjukkan kemampuannya di bidang seni peran hingga membuatnya mendapatkan beragam prestasi.

Namun di balik ketenarannya tersebut, Gaga secara mengejutkan mengaku bahwa ia berpikir untuk bunuh diri setiap hari. Dilansir dari Marie Claire pada Jumat (25/9), belum lama ini pelantun "Stupid Love" tersebut mengungkap soal kesehatan mental yang dialaminya.

Lady Gaga mengatakan bahwa ketenaran membuat dirinya lelah dan membuka jalan untuk berpikir bunuh diri. Lebih lanjut, bintang "A Star Is Born" tersebut mengatakan bahwa menjadi terkenal adalah hal yang dibencinya. Gaga bahkan menjelaskan bahwa ia tidak memperoleh ketenangan batin dari aktivitasnya di industri hiburan selama ini.

"Musuh terbesarku adalah Lady Gaga," paparnya. "Jika aku belanja di toko dan seseorang datang kemudian mendekatiku dan meletakkan ponsel di depan wajahnya untuk mengambil foto, aku merasa sangat panik. Seluruh tubuhku kesakitan karena aku merasa sangat takut."

"Aku merasa sebagai sebuah obyek, bukan seorang manusia," lanjutnya. "Aku benci menjadi terkenal, aku benci menjadi bintang, aku merasa lelah."

Lady Gaga memang menjadi lebih terbuka soal kondisi kesehatan mentalnya. Pemenang Oscar ini mengungkapkan bahwa ia mulai membenci identitasnya sebagai bintang pop dan juga profil publiknya. Bahkan, piano yang sudah menemani karier nya selama bertahun-tahun sempat dibencinya karena berpikir bahwa semua ketenaran yang diperoleh berawal dari piano tersebut.


Pelantun "I'll Never Love Again" itu berpikir bahwa piano tersebut telah menghancurkan hidupnya dan menjadikan dirinya seorang Lady Gaga yang begitu dikenal banyak orang. Secara gamblang, ia menegaskan bahwa musuh terbesarnya adalah Lady Gaga.

Bukan tanpa alasan, kebencian itu mulai merebak ketika rasa aman dan privasinya sudah tidak bisa dibendung dari orang-orang yang selalu penasaran dengan kehidupannya. Menurutnya bukanlah hal yang mudah baginya untuk bertahan dalam masalah kesehatan mental yang kian hari semakin menjeratnya akibat ketenarannya.

Kondisi kesehatan mental yang buruk rupanya merupakan runtut panjang dari trauma masa lalu yang pernah dialami Lady Gaga. Saat usianya 19 tahun, Gaga mengaku pernah mengalami tindak pemerkosaan. Hal itulah yang akhirnya membuat ia mengidap PSTD atau post-traumatic stress disorder. Selain itu, ia juga diketahui mengidap fibromyalgia yang menyebabkan nyeri pada sekujur tubuh.

Untuk itu, ia pernah mencoba menyakiti dirinya sendiri. Setelah melakukannya, biasanya Lady Gaga akan berbicara pada dirinya sendiri seolah-olah ingin memberitahu kepada orang lain tentang persoalan batin yang dihadapinya.

Di tengah kondisi mentalnya tersebut, Gaga mengakui bahwa orang-orang di sekitarnya mulai memahami tentang apa yang dialaminya. Mereka biasanya mengatakan kepada Gaga bahwa dirinya tetap luar biasa dan akan selalu bersinar.

Kini, Gaga mengaku selalu mensugesti dirinya bahwa kondisi yang dialaminya selama ini membuatnya menjadi sosok lebih kuat. Selain itu, ada banyak sugesti positif lainnya yang kerap kali ia terapkan pada dirinya sendiri sehingga merasa kondisinya lebih baik.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts