Terungkap, Presiden AS Trump Tak Bayar Pajak Penghasilan Selama 10 Tahun
Getty Images
Dunia

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan tidak membayar pajak penghasilan selama 10 dari 15 tahun terakhir. Ternyata hal ini menjadi alasannya menunggak pajak.

WowKeren - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menuai kontroversi setelah dilaporkan tidak membayar pajak. Presiden Trump ternyata dilaporkan belum membayar pajak penghasilan selama 10 dari 15 tahun terakhir.

Dilansir New York Times, terungkap alasan Trump tidak membayar pajak hingga 10 tahun karena dirinya telah menderita kerugian. Bahkan, ia dilaporkan hanya membayar pajak penghasilan saat memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) AS pada 2016 lalu.

Kala itu, orang nomor satu di AS ini hanya membayar pajak penghasilan sebesar 750 dolar atau sekitar Rp11 juta. Namun, baru-baru ini Trump membantah secara langsung laporan yang menyebut dirinya belum membayar pajak penghasilan.

Sebagai seorang presiden dan warga negara AS, Trump menegaskan dirinya selalu membayar pajak penghasilan. “Saya membayar banyak, dan saya membayar banyak pajak pendapatan negara," tegas Trump seperti dilansir dari CNN, Minggu (27/9).


Demi membuktikan pernyataannya, Trump mengatakan ia bersedia untuk merilis pengembalian pajaknya setelah tidak lagi diawasi oleh Internal Revenue Service (IRS). Ia juga menyebut bagaimana IRS selama ini selalu memperlakukannya dengan buruk.

Sebelumnya, laporan dari Times mengungkapkan situasi keuangan Trump yang merupakan seorang pengusaha. Trump dinilai sedang dalam situasi sulit dan berusaha untuk mempertahankan bisnisnya setelah mengalami kerugian hingga jutaan dolar.

Trump disebut menggunakan 427,4 juta dolar yang dia bayarkan kepada "The Apprentice" untuk mendanai berbagai macam bisnisnya. Diantaranya adalah untuk lapangan golf hingga menyuntikkan lebih banyak uang ke bisnis daripada keuntungan yang didapat.

Situasi mengenai pajak Trump memang telah menjadi misteri sejak ia pertama kali mencalonkan diri menjadi presiden AS. Terlebih saat melakukan kampanye pada 2016 lalu, ia melanggar aturan pemilihan presiden dengan menolak melaporkan pengembalian pajak untuk ditinjau publik.

Trump juga terus melawan IRS selama bertahun-tahun terkait urusan pajak. Ia mengungkapkan jika IRS tengah selesai meninjau pajaknya dari 2002 hingga 2008. Meski demikian, Trump tetap tidak merilis secara resmi pengembalian pajaknya pada publik meski proses audit telah selesai.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts