Babak Baru Klaster Industri, Ratusan Karyawan Pabrik Alat Kesehatan Positif COVID-19
YouTube/AFP News Agency
Nasional
COVID-19 di Indonesia

PT Nipro Indonesia Jaya merupakan produsen alkes seperti jarum suntik, tempat infus dan lainnya. Meledaknya jumlah karyawan positif COVID-19 disebabkan karena kurang pencegahan

WowKeren - Klaster penularan COVID-19 yang berasal dari lingkungan industri rupanya masih belum usai di Karawang. Kekinian, sebanyak 106 karyawan sebuah perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) Jepang PT Nipro Indonesia terkonfirmasi positif COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Karawang Nanik Jodjana mengatakan saat ini pabrik telah ditutup untuk sementara waktu guna menekan penyebaran virus. "Untuk mencegah penularan, perusahaan ditutup selama empat belas hari," kata dia di Kantor Pemkab Karawang, Senin (28/9).

PT Nipro Indonesia Jaya merupakan produsen alat kesehatan (alkes) seperti jarum suntik, tempat infus dan lainnya. Meledaknya jumlah karyawan positif COVID-19 disebabkan karena pencegahan virus yang kurang optimal.

Sekda Karawang Acep Jamhuri mengatakan jika virus ini sudah masuk lingkungan pabrik sejak 9 September. Hal ini pun ditangani secara internal oleh pihak perusahaan.


"Saat itu, perusahaan hanya menangani secara internal," ujar Acep. "Dan tidak melapor dan berkoordinasi dengan gugus tugas setempat."

Menindaklanjuti hal ini, perusahaan segera melacak semua karyawannya. "Akhirnya ditemukan 106 buruh positif corona dan 68 buruh telah dirawat di rumah sakit," ujar Nanik.

Sebelumnya, 2 pabrik di Karawang sempat ditutup sementara karena puluhan karyawannya positif COVID-19. Kedua pabrik yang sementara ditutup adalah PT DNP Indonesia dan PT Exedy Manufacturing yang berlokasi di Karawang International Industrial City.

"Penutupan aktivitas produksi dua perusahaan itu dilakukan selama 14 hari, terhitung mulai hari ini," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Karawang, Fitra Hergyana, Rabu (26/8).

Gugus Tugas mengonfirmasi sebanyak 34 karyawan PT DNP Indonesia positif terpapar virus corona. Sedangkan ada 15 pegawai di PT Exedy Manufacturing yang positif terjangkit COVID-19.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts