Sukses Tangkal COVID-19 di Selandia Baru, PM Jacinda Ardern Dijagokan Kembali Menangkan Pemilu
Dunia
Pandemi Virus Corona

Jajak pendapat menunjukkan Ardern berada di jalur kemenangan untuk kembali menjabat sebagai Perdana Menteri. Hal ini ditunjang oleh kesuksesannya dalam menangani pandemi COVID-19.

WowKeren - Di hari-hari terakhir kampanye sebelum pemungutan suara pemilu pada Sabtu (17/10) mendatang, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern rupanya mendapatkan sambutan meriah di mana-mana.

Dilaporkan bahwa ratusan mahasiswa berdesak-desakan untuk mendengar pidatonya di Victoria University of Wellington. Pesan-pesan yang disampaikan oleh Perdana Menteri wanita tersebut juga kerap diselingi tepuk tangan meraih.

Tidak ada orang yang memakai masker atau jaga jarak dalam ceramah di Wellington tersebut. Sebab masyarakat Selandia Baru memang tidak perlu melakukannya. Negara dengan populasi 5 juta orang itu sudah kembali normal dan popularitas Ardern kian meroket.

Saat membahas rencana-rencananya dalam mengatasi perubahan iklim dan memperkuat kesehatan mental, Ardern tidak pernah menyinggung sesuatu yang bagi banyak orang menjadi kesuksesan terbesarnya, yakni menangani pandemi virus corona di Selandia Baru.


"Ada alasan untuk optimistis, ada alasan untuk berharap, ada alasannya, saya harap, Anda semua memandang Selandia Baru dan merasa bangga tapi juga bebas untuk terus mendorong semakin jauh lagi," kata Ardern dalam pidatonya.

Jajak pendapat menunjukkan Ardern berada di jalur kemenangan untuk kembali menjabat di periode kedua. Partai Buruh yang ia pemimpin jauh lebih unggul dari Partai Nasional dari sayap konservatif yang dipimpin oleh Judith Collins.

Di sisi lain, Jacinda Ardern memang digadang-gadang mampu memenangkan kursi Perdana Menteri lagi untuk periode selanjutnya. Sejauh ini, Ardern bisa dibilang selalu menuai sorotan internasional berkat etos kerjanya sebagai Perdana Menteri Selandia Baru.

Selain dianggap tangkas menekan angka penyebaran virus corona di negaranya, Ardern juga menuai pujian lantaran tak segan memotong 20 persen gajinya untuk membantu perekonominan Selandia Baru di tengah COVID-19. Ia juga dikenal sebagai pemimpin yang selalu mengambil kebijakan untuk mengutamakan kepentingan rakyatnya secara adil dan menyeluruh.

"Ini adalah hal di mana kami bisa mengambil tindakan dan itu lah mengapa kami melakukannya," tutur Ardern. "Kami menyadari warga Selandia Baru bergantung pada subsidi upah mengalami pemotongan gaji dan sebagian kehilangan pekerjaan akibat pandemi global."

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts