Bill Gates Sindir Trump Gara-Gara Remehkan Nasihat Ilmuwan Soal Pandemi COVID-19
Dunia
Pandemi Virus Corona

Gates mengatakan bahwa peringkat AS cukup rendah dibandingkan dengan negara lain dalam melakukan pengujian dan sosialisasi COVID-19 yang benar, seperti mengenakan masker.

WowKeren - Bill Gates mengkritik tanggapan AS terhadap pandemi virus corona (COVID-19). Gates secara terang-terangan mengatakan bahwa peringkat AS cukup rendah dibandingkan dengan negara lain dalam melakukan pengujian dan sosialisasi tentang praktik sosial yang benar, seperti mengenakan masker.

Tak hanya itu, miliarder tersebut juga mengkritik pemerintahan Presiden Donald Trump dalam menangani pandemi yang menurutnya terlalu meremehkan nasihat dan saran dari para ilmuwan.

Sebagaimana diketahui, Presiden Donald Trump sendiri baru pulih dari COVID-19, namun ia telah meremehkan masker. Tak hanya itu, Trump juga telah berulang kali meremehkan nasihat dari para ahli medis, termasuk Dr. Anthony Fauci, tentang pentingnya melakukan langkah pencegahan COVID-19.

Gates mengatakan bahwa tidak seperti AS, saat ini banyak negara telah melakukan segala hal untuk corona dengan sangat baik. Seperti menggunakan alat yang tersedia untuk membantu menumpulkan penyebaran virus corona. Pendiri Microsoft bahwa ini mengatakan itu tidak ada hubungannya dengan politik.


"Itu murni masalah teknis, bukan politik. Kebanyakan pemerintah di negara lain memanfaatkan ilmuwan mereka dan mendengarkan mereka. Tidak merusak dan menyerang mereka," sindirnya.

"Kepatuhan masker di Amerika Serikat cukup buruk. Namun biaya masker dan produktivitas yang hilang karena (tidak memakai) masker, ini merupakan intervensi," lanjutnya menambahkan.

Gates juga menunjukkan bahwa memakai masker, jarak sosial, dan mencuci tangan adalah alat utama untuk melawan COVID-19 sampai terapi atau vaksin tersedia dalam jumlah besar.

Di sisi lain, AS sendiri masih menjadi negara dengan jumlah kasus COVID-19 tertinggi di dunia. Sejauh ini, AS mencatat 8,519,652 kasus COVID-19, dengan lebih dari 226 ribu kematian. Dari angka tersebut, lebih dari 5,5 juta pasien dinyatakan sembuh, dengan kasus aktif mencapai 2,748,329 jiwa.

Sebagai informasi tambahan, secara global virus corona telah menginfeksi 41 juta lebih orang di seluruh dunia. Berdasarkan data statistik Worldometers.info, hingga Rabu (21/10), sebanyak 1,128,896 orang meninggal akibat COVID-19 dan 30,618,873 dinyatakan sembuh. Saat ini, jumlah kasus aktif di seluruh dunia menyentuh angka 9,274,617 jiwa.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts