Belasan Wisatawan yang Hendak ke Puncak Terpaksa Putar Balik Karena Hasil Rapid Test Reaktif
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Belasan orang yang reaktif ini berasal dari 3 titik rapid test. Mereka terdiri dari tujuh orang di Telaga Warna, empat orang di Gadog, dan enam orang di Megamendung.

WowKeren - Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kabupaten Bogor menggelar rapid test dan tes swab untuk para wisatawan yang hendak berlibur ke Puncak. Hasil rapid test menunjukkan ada 17 orang yang dinyatakan reaktif.

Wisatawan yang memiliki hasil rapid test reaktif lantas diwajibkan untuk mengikuti tes swab. Setelah menjalani tes swab, mereka harus putar balik alias kembali pulang dan tidak boleh lanjut ke Puncak.

"Jadi apabila dia reaktif maka akan kita langsung melakukan swab," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina, dilansir Kumparan pada Kamis (29/10). "Kalau berasal dari luar Kabupaten Bogor, saya rasa ini dari luar Kabupaten Bogor, baiknya nanti by address kami akan hubungi."

Nantinya, Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor akan berkoordinasi dengan Dinkes setempat jika ditemukan adanya wisatawan yang positif corona. "Nanti apabila hasilnya ternyata positif maka kami akan koordinasi dengan Dinas Kesehatan di masing-masing mereka tinggal. Itu saya rasa untuk tindakannya," lanjut Mike.


Lebih lanjut, Mike menjelaskan bahwa 17 orang yang reaktif ini berasal dari 3 titik rapid test. Mereka terdiri dari tujuh orang di Telaga Warna, empat orang di Gadog, dan enam orang di Megamendung.

Menurut Mike, rapid test dan tes swab yang digelar hari ini melibatkan 45 tenaga medis dari 10 puskesmas dan juga bantuan dari kepolisian. "Sementara bahan yang kami siapkan untuk hari ini 1.000 ya," pungkas Mike.

Sementara itu, volume kendaraan dari Jakarta menuju Puncak juga mulai meningkat mulai Kamis pagi ini. Di libur hari kedua ini, pihak kepolisian sempat menerapkan sistem satu arah (one way) dari Jakarta menuju Puncak untuk mengurai kemacetan.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Fitra Zuanda lantas memprediksi puncak arus kepadatan di Jalur Puncak akan terjadi pada Sabtu (31/10) mendatang. Pasalnya, ada pertemuan arus kendaraan wisatawan menuju Puncak dan arus balik ke Jakarta. Oleh sebab itu, pengendara khususnya pesepeda motor diimbau untuk tertib berlalu lintas.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts