Pejabatnya Terjaring OTT KPK Terkait Bansos COVID-19, Mensos Juliari Bilang Begini
Instagram/juliaribatubara
Nasional

Sebelum penangkapan pejabat Kementerian Sosial ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga telah menggelar sejumlah Operasi Tangkap Tangan (OTT) lain dalam kurun waktu dua pekan terakhir.

WowKeren - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat Kementerian Sosial (Kemensos). Kabar ini telah dibenarkan oleh Ketua KPK Firli Bahuri.

"Betul, pada hari Jumat tanggal 4 Desember 2020 jam 23.00 sampai dengan Sabtu tanggal 5 Desember 2020 jam 02.00 dini hari KPK telah melakukan tangkap tangan terhadap PPK pada Program Bansos di Kemensos RI," tutur Firli dilansir CNN Indonesia pada Sabtu (5/12). OTT ini diduga terkait dengan bansos pandemi virus corona (COVID-19).

"Dugaan korupsi PPK telah menerima hadiah dari para vendor PBJ bansos di Kemensos RI dalam penanganan Pandemic COVID-19," lanjut Firli. Adapun pejabat Kemensos yang terjaring OTT tersebut kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di kantor KPK.

"Para terperiksa sudah dibawa ke Gedung Merah Putih untuk pemeriksaan," ungkap Firli. "Tolong beri waktu kami bekerja dulu, nanti pada saatnya KPK akan memberikan penjelasan."


Terkait kabar OTT salah satu pejabatnya, Menteri Sosial Juliari P Batubara mengaku masih memonitor perkembangan kasus. "Kita masih memonitor perkembangannya," kata Juliari dilansir detikcom.

Sementara itu, KPK telah beberapa kali menggelar OTT baru-baru ini. Sebelumnya, KPK menangkap Bupati Banggai Laut Sulawesi Tengah, Wenny Bukamo, dalam OTT pada Kamis (3/12).

Dalam OTT Wenny, KPK menemukan uang sebanyak Rp 2 miliar yang dikemas dalam kardus. KPK menduga Wenny menerima suap untuk kepentingan kampanye pemenangan Pilkada. Diketahui, Wenny juga maju sebagai calon Bupati Banggai Laut dalam Pilkada Serentak 2020.

"Dari hasil tangkap tangan ini ditemukan sejumlah uang rupiah dengan jumlah total sekitar Rp 2 miliar yang dikemas dalam kardus," jelas Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango pada Jumat (4/12) kemarin. "Di samping itu, ditemukan pula buku tabungan, bonggol cek, dan beberapa dokumen proyek."

Tak hanya Wenny, KPK juga telah melakukan sejumlah penangkapan lain dalam kurun waktu dua minggu terakhir. Di antaranya adalah Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo pada Rabu (25/11) pekan lalu dan Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna pada Jumat (27/11) pekan lalu.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts