Jenazah Pramugara Korban Sriwijaya Air Diserahkan ke Keluarga, Akan Dimakamkan di Jaktim
Twitter/SAR_NASIONAL
Nasional
Sriwijaya Air Hilang Kontak

Sebagai informasi, pramugara atas nama Okky Bisma tersebut merupakan korban Sriwijaya Air yang pertama kali berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri pada Senin (11/1) lalu.

WowKeren - Jenazah pramugara Sriwijaya Air SJ-182 atas nama Okky Bisma akhirnya diserahkan Polri ke pihak keluarga. Sebagai informasi, Okky merupakan korban Sriwijaya Air yang pertama kali berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri pada Senin (11/1) lalu.

"Hari ini diserahkan kepada keluarga melalui pihak Sriwijaya Air," ungkap Direktur RS Polri Brigjen Asep Hendradiana pada Kamis (14/1) hari ini. "Semoga, kita berdoa sekali lagi supaya almarhum diterima amal baiknya, islaminya oleh Allah."

Menurut ayah Okky, Supeno Hendri, pihak keluarga sebenarnya bisa langsung mengambil jenazah pada Senin lalu. Namun pihak keluarga memilih untuk menunggu agar tim evakuasi bisa menemukan bagian tubuh Okky yang lainnya.

"Saya harus berusaha dulu, beri waktu dua hari, barangkali ada organ-organ tambahan dari tim evakuasi," terang Supeno dilansir CNN Indonesia. Adapun jenazah Okky akan langsung dimakamkan di Balekambang, Jakarta Timur.


Hingga Rabu (13/1) kemarin, sudah ada empat korban kecelakaan Sriwijaya Air yang berhasil diidentifikasi. Proses identifikasi Okky berhasil dilakukan setelah tim DVI mencocokkan data sampel DNA keluarga dengan korban.

Sedangkan tiga korban lainnya diidentifikasi melalui pencocokan sidik jari. Namun demikian, para keluarga korban memang sempat memutuskan menunda pengambilan jenazah tersebut.

Senada dengan yang sampaikan ayah Okky, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal, Rusdi Hartono mengatakan para keluarga korban masih ingin menunggu seluruh proses identifikasi selesai. Para keluarga memutuskan untuk menunda mengambil jenazah dan baru akan mengambil saat seluruh bagian tubuh ditemukan dan dikumpulkan.

"Keinginan keluarga adalah karena proses rekonsiliasi masih berjalan, maka dimungkinkan bagian tubuh para korban ini lebih banyak ditemukan," ungkap Rusdi melalui konferensi pers daring yang dikutip dari Tempo, Rabu (13/1). "Apabila ada penambahan-penambahan itu."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts