Arzeti Bilbina Ingatkan Soal Hak Kesehatan Pasien Covid-19: Jangan Hanya Fokus Ke Vaksinasi
Instagram/arzetibi
Selebriti
Seleb vs Corona

Arzeti Bilbina mengungkapkan keresahan terkait hak kesehatan para pasien positif Covid-19. Arzeti Bilbina juga mengimbau agar saat ini pemerintah tak hanya fokus pada vaksinasi.

WowKeren - Arzeti Bilbina menunjukkan keresahannya terhadap penanganan pasien positif Covid-19. Artis sekaligus anggota DPR RI itu pun mendesak Kementerian Kesehatan untuk mencukupi semua hak kesehatan pasien Covid-19. Termasuk di dalamnya yang sedang melakukan isolasi mandiri.

Arzeti juga menyerukan perlunya sosialisasi dan edukasi bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Selain itu, Arzeti meminta pemerintah agar memfasilitasi pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri dengan obat-obatan dan vitamin gratis mengingat harganya yang sangat mahal. Bahkan, bila perlu meminta pemerintah untuk menggratiskan pajak bagi obat-obatan Covid-19.

“Menkes harus tanggap dan sigap. Sosialisasi dan edukasi harus dilakukan secara masif. Jangan hanya 3 M dan 3 T saja. Pemerintah perlu melakukan sosialisasi apa saja yang harus dilakukan masyarakat saat isolasi mandiri,” ujar Arzeti, dilansir dari Liputan6.com, Kamis (14/1).

“Misalnya, cara yang benar dan tepat bagaimana pasien Covid-19 harus bersosialisasi dengan tetangga sekitar. Yang terpenting, penuhi segala kebutuhan mereka. Gratiskan vitamin dan obat-obatan yang dibutuhkan," terang Arzeti.


Arzeti mengungkap bahwa jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Setidaknya, ada sekitar 858.043 jiwa terkonfirmasi positif Covid-19 dengan jumlah kematian yang sangat tinggi, yaitu 24.951 jiwa. Kurva setiap hari terus naik, dan belum ada indikasi penurunan.

Selain itu, banyak rumah sakit rujukan Covid-19 yang sudah penuh. Padahal jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19 semakin meningkat. Banyak sekali pasien yang harus isolasi mandiri. Sedangkan jumlah pasien yang melakukan isolasi mandiri ini angka pastinya belum diketahui.

Berdasarkan temuan lapangan dan pengamatan yang dilakukankanya, Arzeti mencatat di Jabodetabek, Surabaya, dan Sidoarjo hampir semua yang positif, dengan gejala ringan diminta untuk isolasi mandiri. Arzeti pun mengingatkan pemerintah untuk tetap fokus dengan penanganan pasien meski kini vaksin Covid-19 sudah mulai berjalan.

“Meskipun pemerintah saat ini sedang memulai vaksinasi serempak, jangan sampai lengah sedikitpun. Situasi sekarang sedang genting. Pemerintah harus sigap dan tanggap.Jangan hanya fokus pada vaksinasi tetapi penanganan pasien dilupakan," pungkasnya.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts