Ombak Besar Hantam Kawasan Bisnis di Kota Manado
Nasional

Ombak besar menerjang pesisir pantai Manado, Sulawesi Utara, Minggu (17/1) sore, menghebohkan warga sekitar. Kawasan bisnis Megamas dan Manado Town Square (Mantos) ikut terdampak peristiwa tersebut.

WowKeren - Ombak besar akibat gelombang pasang laut menerjang kawasan bisnis Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Minggu (17/1). Akibatnya, puluhan kios, tanggul batu, serta tambatan perahu di sepanjang Teluk Manado dan pantai utara Sulawesi Utara, mengalami rusak parah.

Wali Kota Manado Vicky Lumentut melalui Kasub Humas Orlando David, ombak besar tersebut menghantam kawasan bisnis Megamas dan Manado Town Square (Mantos). Diketahui, air pasang di laut telah tampak tinggi sejak Minggu (17/1) sore.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun memberikan penjelasan terkait penyebab hantaman ombak besar yang mengakibatkan banjir tersebut. Banjir di pesisir Kota Manado itu diduga karena soperposisi gelombang tinggi dan pasang air laut.

“Naiknya air laut ke daratan yang terjadi di Manado pada Minggu sore, diduga karena adanya kombinasi dari gelombang tinggi, angin kencang, serta kondisi laut yang sedang pasang,” terang Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo di Jakarta, Minggu (17/1).


Eko Prasetyo menuturkan bahwa data pemodelan BMKG Ocean Forecast System (OFS) di Laut Sulawesi hingga pesisir Sulawesi Utara menunjukkan gelombang tinggi berkisar antara 2,5-4 meter. Kondisi tersebut terjadi saat air laut pasang yang mengakibatkan massa air yang masuk ke darat semakin tinggi. Data pasang surut BIG menunjukkan pada waktu kejadian, pasang terjadi dengan ketinggian mencapai 2,5 meter, dan adanya angin kencang memperparah kondisi tersebut.

Sementara itu, penjaga keamanan Kawasan Megamas, Reza, menyatakan belum ada arahan manajemen, apakah kawasan itu tetap buka pada Senin pagi. Mereka berencana membersihkan wilayah di tepi pantai lebih dulu. “Buka atau tidaknya, kami belum tahu,” ujar Reza.

Air laut yang meluber itu bahkan telah masuk ke dalam atrium mal. Para pegawai dikerahkan hingga tengah malam untuk membersihkan atrium mal dari air.

Meski begitu, General Manager Manado Town Square Yono Akbar mengatakan, mal tidak akan tutup pada Senin (18/1) hari ini karena tidak ada kerusakan pada sistem kelistrikan. “Tidak ada tenant kami yang terganggu. Jadi, kami akan buka seperti biasa asalkan air tidak naik lagi,” tegasnya.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts