5 Korban Sriwijaya Air Kembali Teridentifikasi, Operasi SAR Terus Dilanjutkan
Twitter/SAR_NASIONAL
Nasional
Sriwijaya Air Hilang Kontak

Dengan tambahan 5 jenazah pada Senin (18/1), maka sudah 34 korban Sriwijaya Air SJ182 yang berhasil diidentifikasi. Namun Basarnas masih akan melanjutkan operasi sampai Kamis (21/1).

WowKeren - Tim SAR gabungan dilaporkan kembali memperpanjang operasi pencarian korban dan puing-puing pesawat Sriwijaya Air SJ182 pada Senin (18/1). Operasi ini pun diperpanjang untuk yang kedua kalinya, masih dengan durasi 3x24 jam, sampai Kamis (21/1) mendatang.

Perihal perpanjangan ini, dijelaskan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito, menyatakan perpanjangan waktu operasi SAR terkait dengan alasan kemanusiaan. "Yang jelas (alasan) pertama adalah kemanusiaan," jelas Bagus dalam jumpa pers di JICT II Tanjung Priok, Jakarta Utara.

"Tentunya Tim SAR gabungan berusaha sekuat mungkin melaksanakan evakuasi korban," imbuh Bagus, dilansir dari Kompas. "Semakin banyak jumlah kantong yang kami temukan akan semakin bermanfaat bagi DVI dalam membantu proses identifikasi."

Masih dikutip dari Kompas, sejauh ini sudah ada 34 jenazah korban yang berhasil teridentifikasi. 2 di antaranya merupakan kru kabin, 1 balita, 1 anak-anak, dan 1 orang dewasa. Berikut adalah data selengkapnya:


  1. Didik Gunardi (49), pramugara NAM Air (masih 1 manajemen dengan Sriwijaya Air)
  2. Athar Rizki Riawan (8)
  3. Gita Lestari (36), pramugari Sriwijaya Air
  4. Fathima Ashalina (2)
  5. Rahmania Ekananda (39)

Selain terkait alasan kemanusiaan, perpanjangan operasi SAR Sriwijaya Air SJ182 juga terkait dengan cuaca buruk di sekitar lokasi kejadian. "Tentunya ada hari-hari yang hilang karena cuaca jelek dan ini kami kompensasi dengan perpanjangan operasi SAR itu sendiri. Jadi dua hal itu," tegas Bagus.

Bagus memastikan tidak ada unsur yang dikurangi dalam upaya operasi SAR 3 hari ke depan. Yakni masih mencari bagian dari cockpit voice recorder (CVR) yang merekam percakapan di kokpit, komponen ini merupakan bagian dari black box, serta korban dari insiden nahas tersebut.

Untuk pelaksanaan operasi Selasa (19/1) besok, dijelaskan Bagus, akan dipersempit areanya. Operasi SAR di area pencairan bawah laut oleh tim penyelam akan difokuskan di posisi koordinat jatuhnya pesawat.

"Pencarian difokuskan pada posisi koordinat jatuhnya pesawat," kata Bagus. Tim selam dibagi menjadi empat sektor area dan masing-masing luas areanya 15 meter persegi dengan kedalaman air 16,4 meter.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts