Jakarta Belum Surut, 5 Provinsi Ini Terancam Diterjang Banjir Bandang Menurut BMKG
Instagram/arifjulianto1558
Nasional
Fenomena Banjir 2021

Banjir di Ibu Kota belum sepenuhnya surut meski Gubernur Anies Baswedan optimis bisa segera teratasi. Namun krisis tampaknya belum berakhir dengan prediksi BMKG berikut ini.

WowKeren - DKI Jakarta dan sejumlah daerah sekitarnya tengah diterjang banjir yang cukup besar. Bahkan dilaporkan ada 5 warga yang meninggal dunia akibat bencana tahunan ini, dengan salah seorang di antaranya adalah lansia yang terjebak di dalam rumah.

Namun horor ini tampaknya belum benar-benar berlalu. Sebab Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memeringatkan masih ada 5 provinsi lain yang harus mewaspadai status siaga karena berpotensi terjadi banjir dan bandang akibat hujan lebat selama 2 hari ke depan.

Menurut data prakiraan cuaca yang dirilis BMKG pada Minggu (21/2), kelima provinsi yang dimaksud adalah Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan. Penyebab utama terjadinya banjir pun masih tak lepas dari lebatnya intensitas hujan yang tercurah.

Tak hanya itu, BMKG juga memeringatkan 18 provinsi lain yang masuk kategori waspada dampak hujan lebat selama Senin (22/2) dan Selasa (23/2). Yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu. Kemudian Jawa Barat, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.


Kemudian yang masuk di kategori waspada lainnya adalah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Sedang yang terakhir adalah Sulawesi Barat, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Ada beberapa daerah yang secara spesifik diminta BMKG untuk lebih siaga terhadap potensi terjadinya banjir. Di Jateng misalnya Kebumen, Banjarnegara, Purbalingga, Pekalongan, Pemalang, Wonosobo, Temanggung, Kendal, Batang, Magelang, Purwokerto.

Sedangkan di Jatim misalnya Malang, Pasuruan, Probolinggo. Sidoarjo, Kota Pasuruan, Mojokerto, Kota Batu, Banyuwangi, Jember, Bondowoso, dan Situbondo. Sedangkan beberapa kota lain meliputi Luwu Utara, Luwu Timur, Kota Palopo, Toraja Utara, Tana Toraja, dan lain-lain.

Perihal potensi Indonesia terkena banjir besar memang sudah berkali-kali diingatkan oleh BMKG, terutama di periode Maret dan April 2021. Hal ini juga tak lepas dari fenomena iklim La Nina yang mampu meningkatkan curah hujan hingga 40 persen dan diperkirakan terjadi sampai Mei 2021.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts