Anggota DPR Sudah Divaksinasi, 4 Orang Alami Pingsan Hingga Sesak Napas
Pixabay
Nasional
Vaksin COVID-19

Sejak vaksinasi COVID-19 untuk anggota DPR dimulai, Sekjen DPR Indra Iskandar menyebut ada 4 kasus yang ditemukan cukup berdampak bagi penerima vaksin.

WowKeren - Vaksinasi COVID-19 untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama keluarganya telah digelar pada Jumat (26/2) hari ini. Program ini sendiri digelar 2 tahap, dimana tahap pertama dimulai pada Rabu (24/2) hingga Rabu (10/3).

Sejak vaksinasi dimulai, Sekjen DPR Indra Iskandar menyebut ada 4 kasus yang ditemukan cukup berdampak bagi penerima vaksin. Mereka merasakan gejala sesak napas hingga pingsan.

"Sampai hari ini baru 4 kasus yang pingsan dan sesak napas," ujar Indra di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/2). "Selebihnya, hampir 2 ribu sampai hari ini langsung dengan lancar dan baik."

Setiap hari, peserta yang harus divaksin berjumlah 1.500 peserta. Tapi, hal itu sulit tercapai karena DPR saat ini dalam masa reses. Hal ini terbukti pada hari pertama vaksinasi dilakukan.

"Satu hari target kami 1.500 yang divaksin. Dua hari ini memang tidak tercapai, karena beberapa anggota DPR masih banyak di dapil," ujarnya. "Hari pertama tidak sampai 500. Hari kedua agak lumayan, mencapai 1.200 yang divaksin. Hari ketiga kami belum evaluasi."


Indra juga menjelaskan bahwa program vaksinasi ini dilakukan secara tertutup. Tak diperkenankan ada media yang meliput, termasuk untuk memfoto suasana vaksinasi pun tidak diizinkan.

"Ketentuan ini bukan cuma buat orang luar. Terhadap media di dalam DPR sendiri itu kita tidak berikan kesempatan memfoto," terangnya. "Biarkan dulu semua proses berlangsung dengan sangat ketat. Tidak ada kegiatan lain."

"Jadi hal itu mungkin teman-teman menganggap ini tertutup, memang ada perintah langsung dari saya di dalam itu berdasarkan arahan pimpinan dewan, semua dilakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat," pungkasnya.

Sementara itu, penyelenggaraan vaksinasi anggota DPR ini menuai kritikan dari pakar lantaran digelar secara tertutup. Namun, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dengan segera meluruskan terkait program vaksinasi tersebut.

Dasco mengatakan, pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk anggota DPR beserta anggota keluarganya dilakukan secara terbuka. Ia juga membantah bahwa pelaksanaan vaksinasi tersebut dilakukan secara tertutup.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts