Gubernur Sulsel Kena OTT, Ungkap Hal Tak Terduga Ini Jelang Diperiksa di KPK
Instagram/nurdin.abdullah
Nasional

Nurdin Abdullah diciduk KPK pada Jumat (26/2) malam dan langsung menjalani pemeriksaan sejak Sabtu (27/2) pagi. Ketika ditemui awak media, Nurdin pun sempat menyampaikan hal berikut.

WowKeren - Kabar mengejutkan datang dari Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah. Pasalnya pada Jumat (26/2) dilaporkan Nurdin terkena operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan kini telah digiring untuk dimintai keterangan oleh lembaga antirasuah tersebut.

Nurdin pun langsung diterbangkan ke DKI Jakarta dan tiba di Gedung KPK pada Sabtu (27/2) pagi, sekitar pukul 09.30 WIB. Mengutip Kompas, Nurdin terlihat hadir mengenakan topi biru, masker, serta berjaket warna hitam dan langsung memasuki Gedung KPK. Seseorang berpakaian batik pun tampak mengiringi keduanya.

Nurdin tidak banyak menyampaikan pernyataan ketika dijumpai awak media jelang memasuki Gedung KPK. Namun ia mengucapkan satu hal tak terduga. "Saya tidur, dijemput," tutur Nurdin, menunjukkan bahwa penjemputannya terjadi ketika ia tengah beristirahat.

Setelahnya Nurdin langsung dibawa masuk ke Gedung KPK. Tak lama setelahnya, tampak beberapa koper yang juga dibawa masuk ke Gedung KPK meski tidak diketahui apa isinya lantaran dijaga ketat oleh seorang polisi dengan senjata laras panjang.


Perihal OTT atas Nurdin ini pun sebelumnya sudah dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. Namun sampai saat ini KPK belum memberikan pernyataan mendetail perihal kasus yang menyebabkan Nurdin terciduk.

Kami masih bekerja, belum dapat memberikan penjelasan lebih detail siapa saja dan dalam kasus apa. Nanti pada saatnya kami KPK pasti menyampaikan ke publik," jelas Ghufron.

Yang pasti, KPK menyebut penyidik menangkap sejumlah orang dalam operasi tersebut. "Ada 6 orang," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri, lewat keterangan tertulisnya.

Pihak yang dimaksud adalah Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Kemudian ada pula beberapa pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan serta pihak swasta.

Terkait hasil pemeriksaan dan status atas semua yang ditangkap, Ali Fikri memastikan akan disampaikan dalam waktu dekat. "Dalam waktu 1x24 jam KPK akan segera menentukan sikap," pungkasnya menegaskan.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts