Hasil Penelitian Di Israel: Vaksinasi COVID-19 Ibu Hamil Bisa Cegah Bayi Terinfeksi Virus Corona
pixabay.com/Ilustrasi
Dunia
Vaksin COVID-19

Hasil penelitian di Israel menunjukkan vaksinasi terhadap ibu hamil dapat memberikan perlindungan terhadap bayi. Simak penjelasan lengkap penelitiannya berikut ini.

WowKeren - Pada awal bulan Februari lalu, Israel melakukan sebuah penelitian terkait dengan vaksinasi COVID-19 terhadap ibu hamil. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, ditemukan jika vaksinasi COVID-19 yang dilakukan kepada ibu hamil dapat memberikan perlindungan untuk sang bayi.

Pada penelitian awal, Israel melakukan pemberian dosis vaksin Pfizer-BioNTech kepada 20 ibu hamil. Vaksin tersebut diberikan kepada ibu hamil yang memasuki trimester ketiga serta bayi baru lahir. Vaksinasi dilakukan kepada ibu hamil kemudian secara alami disalurkan ke bayi melalui transfer plasenta.

Dari vaksinasi yang telah dilakukan kepada 20 ibu hamil, hasilnya diketahui sukses membentuk antibodi bagi ibu dan bayi. "Penelitian kami melihat bahwa vaksinasi ibu hamil dapat memberikan perlindungan ibu dan bayi dari infeksi virus Corona," ujar peneliti dikutip dari Reuters.

Dana Wolf yang merupakan salah satu peneliti mengatakan jika kelompok penelitiannya sedang melakukan observasi terhadap vaksinasi yang telah dilakukan kepada ibu hamil serta bayi baru lahir. Observasi tersebut bertujuan untuk mengetahui jangka waktu ketahanan antibodi yang terbentuk pada bayi setelah vaksinasi dilakukan.


Penelitian tersebut dilakukan oleh kelompok peneliti dari Hadassah, Universitas Medical Center Jerusalem. Penelitian tersebut telah diunggah pada bulan Maret di medRxiv serta dilaporkan oleh media Israel pada Selasa (16/3). MedRxiv merupakan salah satu layanan distribusi online naskah penelitian yang tidak diterbitkan dan belum ditinjau oleh para sejawat di bidangnya.

Pada minggu lalu, penelitian terpisah yang dilakukan Amerika Serikat juga diunggah di medRxiv dan sedang menunggu tinjauan lebih lanjut dari para sejawatnya. Amerika Serikat melakukan vaksinasi COVID-19 dengan menyuntikkan vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna Inc. Dari penelitian tersebut, Amerika Serikat menemukan bahwa vaksinasi terhadap ibu hamil dapat disalurkan ke bayi melalui plasenta dan Air Susu Ibu (ASI).

Pfizer Inc dan BioNTech SE mengatakan mereka telah melakukan studi internasional terhadap empat ribu relawan pada bulan Februari lalu. Studi internasional tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi keamanan dan efektivitas vaksin COVID-19 mereka terhadap ibu hamil yang sehat. Uji coba tersebut juga akan melihat hasil dari vaksinasi terhadap ibu hamil dan bayi mereka.

Mengetahui adanya penelitian-penelitian tersebut, para ahli mengatakan bahwa pemberian vaksin untuk ibu hamil serta bayi baru lahir masih perlu dikaji lebih lanjut. Diperlukan adanya penelitian lebih lanjut untuk mengukur efek dari vaksinasi tersebut. Selain itu, penelitian tahap lanjut juga dibutuhkan untuk menguji keamanan serta kemanjuran berbagai vaksin yang ada sekarang.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts