Akui Tak Malu Jadi Janda Muda, Tsania Marwa Beri Alasan Begini
Instagram/tsaniamarwa54
Selebriti

Tsania Marwa termasuk salah satu arti Tanah Air yang membuat keputusan untuk menikah muda. Saat dipersunting oleh Atalarik Syah, Tsania Marwa baru menginjak usia 20 tahun.

WowKeren - Tsania Marwa dipersunting oleh Atalarik Syah saat usianya masih begitu muda, yakni 20 tahun. Memutuskan untuk meninggalkan masa mudanya demi mengabdi kepada seorang suami mungkin bagi sebagian orang bukanlah keputusan yang mudah. Kendati demikian, Tsania Marwa justru berani mengambil segala risiko yang bakal ditanggungnya seusai menikah.

Termasuk risiko perceraian yang terjadi pada rumah tangganya dengan Atalarik Syah. Pernikahan keduanya hanya bertahan hingga usia 5 tahun saja. Tsania Marwa pun akhirnya menyandang status janda di usianya yang ke-26.

Di Indonesia sendiri status janda masih dinilai sebagai suatu hal yang negatif. Tak heran bila banyak para wanita yang kemudian malu menyandang status tersebut. Ada pula sebagian orang yang menyebut janda sebagai suatu hal yang hina.

Namun belakangan ini, Tsania Marwa mengaku sama sekali tidak merasa malu menyandang status sebagai seorang janda. Menurutnya, sama sekali tidak ada alasan yang bisa membuatnya menjadi merasa hina. Tsania Marwa terlihat menyuarakan pendapatnya ini melalui unggahan Instagram-nya.

"Status : JANDA. Banyak perempuan yang merasa malu dengan status janda, karena adanya stigma negatif di masyarakat," tulis Tsania Marwa dalam unggahannya hari Senin (22/3). "Apa yang salah dengan menjadi janda ? Apakah saya bangga? TIDAK. Apakah saya merasa hina ? TIDAK. Mengapa ?"


Bagi Tsania Marwa, nilai seorang wanita bukanlah dilihat dari statusnya kini. Ada hal yang jauh penting sebagai standar penilaian terhadap seorang wanita ketimbang mempermasalahkan status janda. Ia berujar bahwa jodoh sebenarnya sudah berada di tangan Tuhan sehingga manusia tidak perlu merisaukannya.

"Karena sesungguhnya itu hanyalah "status" semata. Semua perempuan akan kembali membawa nilai masing masing dari AKHLAK, IMAN, dan ILMU," tambah Tsania Marwa dalam tulisannya. "Bukankah kita percaya bahwa jodoh itu ditangan Tuhan ? Lantas, apa yang harus "dihina" dengan status yang sudah menjadi TAKDIR dan jalan hidup kita ?"

Tsania Marwa rupanya ingin mengajak wanita lain yang juga berstatus janda untuk tidak merasa malu maupun hina. Ia meminta mereka untuk bangkit dan terus memperbaiki diri agar kesalahan masa lalu tidak terulang kembali.

"Untuk semua perempuan yang juga berstatus janda, janganlah kecil hati, janganlah juga berlupa diri," imbuhnya. "Anggap saja kita masih dikasih kesempatan untuk memperbaiki diri.

Selain berpesan untuk kaum hawa, Tsania Marwa juga terlihat menyematkan sedikit tulisan yang ditujukannya untuk para laki-laki. Ia meminta laki-laki untuk tidak mudah menghakimi istrinya. Ibu dua anak itu berujar bahwa kehidupan rumah tangga tidak bisa dijalani dengan sesuka hati salah satu pihak. Sebab, kehidupan adalah tempat untuk terus belajar tanpa henti.

(wk/wahy)

You can share this post!

Related Posts