Surat Wasiat ZA Penyerang Mabes Polri dan Bomber Bunuh Diri Katedral Makassar Punya Kemiripan Ini
Hippopx
Nasional
Serangan di Mabes Polri

Penyerang Mabes Polri pada Rabu (31/3) dan pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3) sama-sama meninggalkan surat wasiat yang menyimpan kemiripan seperti berikut.

WowKeren - Mabes Polri tengah menjadi sorotan usai seorang terduga teroris wanita berinisial ZA (25) melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata api. Berbagai fakta soal penyerangan itu pun terungkap, termasuk soal ditemukannya surat wasiat yang sengaja ditinggalkan ZA untuk keluarganya.

Aksi ZA ini pun mau tak mau langsung dikaitkan dengan ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. Pasalnya L alias Lukman (26), pelaku dalam aksi bom bunuh diri tersebut, juga meninggalkan surat wasiat untuk keluarganya.

Yang kemudian turut mencuri perhatian, ternyata ada sejumlah kesamaan dalam isi surat wasiat yang mereka buat. Yang pertama adalah soal permintaan maaf kedua pelaku untuk keluarga masing-masing karena memilih jalan melakukan aksi tersebut. Bahkan senada dengan Lukman yang yakin akan mati syahid, ZA pun percaya sudah melakukan jihad dan bisa mempermudah perolehan syafaat di akhirat nanti.

"Saudara L sempat meninggalkan surat wasiat kepada orangtua. Isinya mengatakan bahwa yang bersangkutan berpamitan dan siap mati syahid," papar Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kala mengungkap isi surat wasiat Lukman, Senin (29/3).


"Mama, sekali lagi Zakiah minta maaf. Zakiah sayang banget sama Mama. Tapi Allah lebih menyayangi hamba-Nya, Makanya Zakiah tempuh jalan ini sebagaimana jalan Nabi/Rasul Allah untuk selamatkan Zakiah dan dengan izin Allah bisa memberi syafaat untuk Mama dan keluarga di akhirat," sedangkan demikian lah kutipan isi surat wasiat ZA untuk sang ibunda.

Kemudian poin selanjutnya yang secara kompak disinggung oleh Lukman dan ZA dalam surat wasiatnya adalah perihal berhenti berhubungan dengan bank. Menurut keduanya, keluarga mereka harus menjauhi riba salah satunya dengan tidak berhubungan dengan bank.

"Pesan Zakiah untuk Mama dan keluarga, berhenti berhubungan dengan bank (kartu kredit) karena itu riba dan tidak diberkahi Allah. Pesan berikutnya agar Mama berhenti bekerja menjadi Dawis yang membantu kepentingan pemerintah thogut," itulah yang ZA sampaikan untuk keluarganya, yang juga senada dengan isi surat wasiat Lukman, dikutip pada Kamis (1/4).

Sedangkan poin terakhir yang serupa adalah mengingatkan agar keluarganya jangan sampai meninggalkan salat lima waktu. Mereka juga menitipkan orang tua masing-masing kepada saudara kandung yang dimiliki.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts